VIVAnews - Sudah lebih dua tahun Tifatul Sembiring menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika. Berbagai isu seputar pekerjaannya kerap menjadi sorotan. Misalnya, Pro kontra merebak saat dia hendak menutup akun anonim di jejaring sosial yang hanya berisi fitnah. Atau soal gagasannya memblokir konten porno di internet.
Berkunjung ke kantor VIVAnews.com di Menara Standard Chartered, Kuningan, Jakarta Pusat, Jumat 4 Mei 2012, Menteri Tifatul tampak santai. Dia masih memakai jas pada sore itu, dan hanya ditemani seorang ajudan. Setelah uluk salam, Tifatul dicegat oleh pantun selamat datang. Dia tertegun sejenak, lalu membalasnya: "Sendu-sendu lagu asmara/Sendunya sampai bikin meriang/Rindu-rindu jumpa saudara/Rindunya sampai ke dalam tulang".
Obrolan santai pun mengalir. Tifatul lalu bercerita banyak tentang perkembangan teknologi informasi, dan pelbagai hal yang terluput oleh perbincangan publik. Misalkan, jejaring fiber optik yang telah 70 persen rampung, serta strategi pemerintah ke depan. “Jadi urusan saya bukan hanya soal pornografi saja seperti yang dituduhkan,” ujar Tifatul sambil tersenyum lebar.
Bukan cuma soal kementerian yang dipimpin, Tifatul yang mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera itu juga blak-blakan berbicara mengenai situasi politik saat ini. Termasuk posisi PKS yang disebut-sebut “goyah” di partai koalisi pendukung kabinet Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Lalu, apa katanya tentang calon pemimpin bangsa pada 2014?
Simak petikan wawancara itu.
Wawancara



CyberSabili-JAKARTA- Komunitas Yahudi di Jakarta, Sabtu (14/5/2011) akan menggelar Hari Ulang Tahun (HUT) ke 63 negara Israel. Siapa saja yang mengikuti? Apa motivasi penyelenggaraan acara tersebut?
CYBER SABILI-- Liberalisme, tampaknya merajalela dengan fatwa dan pandangan yang nyeleneh. Tentu saja, upaya pemikiran semacam ini perlu diantisipasi. Terkait hal ini, wartawan Sabili Yudy Fachrurozi berkesempatan mewawancarai Ketua MIUMI, DR. Hamid Fahmi Zarkasyi, M.A, M.Phil, saat deklarasi Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) di Hotel Sahid, Jakarta akhir Februari lalu, juga dengan tambahan wawancara yang dilakukan via surat eletronik. Berikut petikannya:
CYBER SABILI-- Selasa (6/3) lalu, menjelang tengah hari, dua wartawan Sabili, Lufti Avianto dan Muhamad Rani berdiskusi dengan aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL), Saidiman Ahmad di Kedai Tempo, komplek sekretariat JIL, Jalan Utan Kayu No. 68H, Jakarta Timur. Wawancara berlangsung santai selama 40 menit seputar isu liberalisme dan gerakan penolakannya. Berikut petikannya:

