Jum'at, 18. Mei 2012

Last update08:40:36 AM GMT

Index Berita : Konsultasi Tibbun Nabawi Mengatasi Sinusitis

Mengatasi Sinusitis

sehat_islami

Diasuh Oleh: Dr Moh Ali Toha Assegaf, Penanggungjawab Rumah Sehat Afiat dan Pengkaji Kedokteran Nabi. Dokter juga menjabat Direktur RS Persahabatan Rawamangun, Jakarta Timur.

Assalamu’alaikum Wr Wb. 

Dokter, saya karyawati swasta, umur 37 tahun. Anak saya 4 tahun, berat badan 56 kg, tinggi badan 163 cm. Sejak 2 tahun belakangan ini, saya sering bersin-bersin dan pilek, terutama pada musim hujan. Biasanya jika pilek saya lama sembuhnya dan disertai sakit kepala di seputar wajah dan mata.

Saya pernah dirontgen kepala dan dokter mengatakan bahwa saya menderita sinusitis. Meskipun sudah banyak minum antibiotika, tapi saya tetap sering kambuh. Mohon resep sesuai metode pengobatan Nabi. Atas jawabannya saya ucapkan banyak terima kasih.

Ny Rohimah–Solo

W’alaikumsalam Wr Wb

Semoga Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang melimpahkan rahmat, taufiq, hidayah dan inayah-Nya kepada kita sekalian. Shalawat serta salam semoga tercurah atas Nabi Muhammad saw yang telah menyampaikan risalah kebenaran kepada kita sekalian dan semoga keselamatan Allah limpahkan kepada hamba-hamba-Nya yang mengikuti petunjuk Allah SWT dan rasul-Nya saw. 

 Saya tidak tahu persis apakah memang benar penyakit ibu adalah sinusitis. Jika memang benar maka perlu dipahami dulu bahwa sinusitis adalah radang selaput permukaan kantong sinus yang letaknya memang di sekitar hidung, bisa dipangkal hidung atau di pipi atau di atas mata tergantung rongga mana yang terkena. Yang paling sering adalah didaerah pipi yang disebut sinusitis maksilaris dan di pangkal hidung yang disebut sinusitis etmoidalis. Bila mengenai semua kantung/sinus paranasal disebut pansinusitis.

Gejala sinusitis demam dan lesu, ingus kental kadang-kadang berbau, nyeri di daerah kantong sinus yang bisa menjalar ke daerah lain di muka. Variasi lokasi nyeri bisa ke arah kelopak mata, pada sinusitis di kepala bagian muka rasa nyeri bisa dirasakan di seluruh kepala, dan seterusnya.

Pemeriksaan yang sering dilakukan adalah foto rontgen kepala yang bisa membantu memperjelas diagnosis sinusitis. Biasanya hasil rontgen menyebutkan tampak perselubungan atau penebalan selaput permukaan dengan batas garis khayalan yang terbentuk karena beda zat cair dan udara pada sinus yang sakit.

Ada beberapa Faktor yang bisa mencetuskan terjadinya sinusitis atau juga yang menjadi faktor yang memperberat kesakitan, yaitu:

Pertama, sumbatan mekanis di hidung yang bisa disebabkan tulang hidung yang bengkok atau tidak simetris, pembengkakan selaput lendir hidung, adanya benda asing di hidung, polip atau tumor di hidung.

Kedua, pilek karena adanya alergi.

Ketiga, Pengaruh lingkungan: polusi udara, asap rokok, cuaca yang dingin dan kering.

Semua keadaan ini bukan penyebab, namun bisa memicu terjadinya sinusitis. Sehingga di samping pengobatan dengan obat-obatan perlu juga kita menghindari/mengatasi faktor-faktor pencetus itu yang bermanfaat mengurangi kekambuhan dan atau memperburuk kesakitan.

Memang pada pengobatan konvensional biasanya dokter memberikan antibiotika dan obat-obat anti peradangan, jika ada keluhan nyeri dokter akan memberikan analgetika/anti nyeri. Dalam metode thibbun nabawi tidak dikenal obat spesifik untuk sinusitis,

Namun saya anjurkan pengobatan yang meringankan penderitaan dan membantu penyembuhan sebagai berikut:

Pertama, hindarilah cuaca dingin dan angin yang kencang karena akan menurunkan daya tahan tubuh dan bias mengakibatkan kekambuhan.

Kedua, Jangan minum es ataupun minuman yang dingin.

Ketiga, hindari debu, asap rokok, dan polusi lain dengan menutup hidung ataupun menggunakan masker.

Keempat, minumlah kapsul sambiloto ekstrak 500 mg 3 X sehari @ 1 kapsul

Kelima, buatlah rebusan yang terdiri dari: 3 jari jahe merah + 1 batang bonggol sereh + 7 biji cengkih + 7 biji kemukus + 7 biji kapulaga.

Cara pembuatan: jahe dimemar kemudian masukkan dalam wadah keramik. Campurkan dengan semua bahan kemudian dimasak dalam 5 gelas air sampai tinggal 3 gelas, saring, dinginkan, tembahkan madu sebagai pemanis secukupnya.

Diminum 3 kali sehari. Lakukan selama 3 minggu berturut-turut. Insya Allah membantu kesembuhan. Demikianlah Ibu Rahimah penjelasan dari saya, semoga bermanfaat.


Berita Terbaru:
Berita Sebelumnya:

Features

Ma'had Daarussunnah Bekasi

Ma'had Daarussunnah Bekasi

  Ma'had Daarussunnah Bekasi Kami menawarkan PRO...
Rabu, 16 May 2012 14:06
Kebobrokan Syirik Dalam Kehidupan Sosial

Kebobrokan Syirik Dalam Kehidupan Sosial

  ...
Selasa, 15 May 2012 09:39
Masjid Agung Brimob Mestinya Difungsikan untuk Umum!

Masjid Agung Brimob Mestinya Difungsikan untuk Umum!

Masyarakat Depok saat ini mengharapkan adanya...
Senin, 14 May 2012 10:53
Marwah Filindo, Anak Indo-Palestina

Marwah Filindo, Anak Indo-Palestina

  ...
Kamis, 10 May 2012 16:43

Geng Motor; Kecacatan Sistematis

  ...
Jumat, 04 May 2012 13:59
MENJADI DAI& DAIYAH MILYADER

MENJADI DAI& DAIYAH MILYADER

  ...
Kamis, 26 April 2012 09:28
RUU KKG, Program Penghancuran Perempuan

RUU KKG, Program Penghancuran Perempuan

Bulan April sangat identik dengan isu seputar...
Selasa, 24 April 2012 13:13
Geng Motor Bukti Lemahnya Hukum Indonesia

Geng Motor Bukti Lemahnya Hukum Indonesia

  ...
Selasa, 24 April 2012 13:07
Mantan Ldii “Curhat” ke Miumi

Mantan Ldii “Curhat” ke Miumi

  ...
Rabu, 18 April 2012 11:17
Rindu Makanan Jadul yang Enak Dan Unik?

Rindu Makanan Jadul yang Enak Dan Unik?

  ...
Senin, 16 April 2012 12:17
Manfaat Sujud

Manfaat Sujud

  BC dari sahabat>Tahukah anda? Sujud melibatkan...
Senin, 16 April 2012 11:57