Cyber Sabili-Yogyakarta. Sebanyak 48 ribu tenaga ahli berbagai bidang dari S2 (master) hingga S3 (doktor) yang dipersiapkan pemerintah sejak zaman Soeharto oleh Menristek Prof Dr BJ Habibie waktu itu, tidak diketahui lagi keberadaannya. Saat ini, sebagian besar mereka bekerja di beberapa negara Eropa dan Amerika.
“15 Tahun lalu, sebanyak 48 ribu insinyur berbagai bidang seperti ahli penerbangan, kapal laut, dan bidang science lainnya yang kita sekolahkan ke luar negeri itu pada kemana? Tidak banyak yang diketahui sekarang ini,” kata Habibie saat menyampaikan orasi budaya di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di kawasan Tamantirto, Kasihan, Bantul, DIY, Sabtu (5/2/2011).



Cyber Sabili-Kairo. Menanggapi kondisi terkini bahwa semua akses internet di Mesir telah diblokir rezim diktator Mubarak, Google mengatakan Senin petang (31/1/2011), mereka telah menyiapkan cara untuk mengirim pesan melalui Twitter layanan microblogging yang juga bisa digunakan untuk jaringan telepon.
Cyber Sabili-Kairo. Sebagai langkah penyelamatan terakhir atas kekuasaannya, rezim diktator Hoesni Mubarak telah menutup semua akses internet dan sebagian jaringan telepon internasional di Negeri Piramida itu.
Cyber Sabili-Metode interogasi pencabutan hak tidur, menelanjangi paksa dan merantai tahanan pada posisi tubuh yang menyakitkan adalah beberapa "teknik interogasi sempurna" yang disahkan pemerintah AS pasca peristiwa 11 September 2001. Bukan hanya tak etis, tapi dasar ilmiahnya juga melanggar hukum.
Sebuah studi menunjukkan bahwa kaum liberal lebih cenderung responsif mengikuti gerakan mata orang lain dibanding kaum konservatif.

