Shanghai Para astronom China dan Amerika Serikat mungkin akan bekerja sama dalam pembangunan teleskop terbesar di dunia yang ditujukan untuk memberikan penglihatan lebih dalam ke tahap sangat awal dari alam semesta, lapor kantor berita Xinhua, Jumat.
Teleskop tigapuluh meter (TMT - Thirty-Meter-Telescope) yang disusun dan dipimpin oleh Universitas California dan Institut Teknologi California (Caltech) itu diperkirakan rampung pada 2019, jelas kantor berita resmi China itu.
"Itu adalah usaha yang besar dan akan menentukan masa depan astronomi dan astrofisika selama sekitar 60 atau 70 tahun, jadi itu akan secara otomatis melibatkan masyarakat internasional yang besar," kata pemimpin Caltech Jean-Lou Chameau dalam wawancara dengan Xinhua.
Saintek
ImHalal mesin pencari Islami Pertama
Ya betul, ImHalal adalah mesin pencari islami pertama yang dirancang terutama bagi umat Islam di seluruh dunia. Apa bedanya dengan mesin pencari lain yang selama ini sudah dikenal banyak orang ?Dibanding mesin lain yang bisa dibilang menampilkan semua konten tanpa terkecuali, maka ImHalal dengan sistem penyaringan-nya hanya menampilkan di hasil pencairan untuk konten bertanda Halal, termasuk bebas dari hal mesum.
Mesin Pencari Syariah Telah Hadir Di Dunia Maya
Mulai kemarin (1/9/09) umat Islam seluruh dunia dapat searching di internet secara aman tanpa menemukan konten internet yang "Haram" menurut syariat Islam. Mesin pencari, ImHalal.com hanya akan mengambil hasil pencarian yang ditandai sebagai "halal"."Tujuan utama kami adalah untuk menjadi nomor satu situs web di setiap Muslim di rumah," Reza Sardeha, pendiri ImHalal.com, kepada The Media Line.
Tend Mini Komputer
Komputer jinjing seri ULV (Ultra Light Voltage) dengan kemampuan baterenya yang tahan lama diprediksi akan menjadi tren setelah netbook."Seri ULV akan menjadi tren di masa mendatang," kata Direktur Original Equipment Manufacturing (OEM) Microsoft Indonesia Ari Kunwidodo di sela-sela peluncuran ULV Axioo seri Zetta MMT di Jakarta, Selasa.
Komputer jinjing sangat tipis ini, lanjut Ari, berada di antara komputer jinjing versi netbook dan notebook.
"Tetapi kelebihannya pada power atau batere yang lebih tahan lama dan beratnya yang lebih ringan," katanya.
Sedangkan pengguna ULV ini merupakan orang dengan mobilitas yang tinggi seperti profesional ataupun mahasiswa.
Dia melihat persaingan komputer jinjing pada varian netbook akan semakin kompetitif karena harga yang ditawarkan dari produser akan semakin kompetitif.
Akan tetapi Ari belum bisa memprediksi besarnya pangsa pasar dari komputer jinjing ULV ini.
"Mungkin pada enam bulan mendatang produsen baru bisa melakukan evaluasi apakah pangsa pasar sesuai prediksi mereka," katanya.
Sedangkan pangsa pasar untuk netbook sekitar 18-22 persen dari total pengiriman komputer di Indonesia.
Pada kesempatan tersebut Axioo meluncurkan produk notebook ringan dan tipis yaitu Zetta MMT.
Manager Komunikasi Pemasaran Axioo, Devi Yosita mengatakan Axioo Zetta MMT mempunyai berat hanya 1,5 kilogram dengan prosesor Intel Centrino Core 2 Duo.
Notebook Axioo ini mempunyai smart battery Li-Polymer yang membuatnya ramping namun hemat energi, dengan standard tiga sell batere yang dapat bekerja selama tiga jam.
Komputer jinjing Axioo ini memiliki web camera, wifi dan 3G modem yang menjamin pengguna bisa menjelajah internet.
Zetta MMT menggunakan layar LCD 13,3 inchi TFT dengan resolusi 1366 x 768, dengan memori 1GB, storage 1,8 HDD SATA dan menggunakan sistem operasi Windows Home Vista.
Devi mengatakan, dengan peluncuran produk ini, Axioo akan fokus pada komputer jinjing seri ULV meski dia tidak menjelaskan lebih lanjut jumlah produk dan target pasar yang akan dituju dengan produk tersebut. (ant/sbl)
Intelijen AS buat Facebook teroris
- Badan Intelijen Amerika menggunakan program komputer yang rumit untuk membuat sebuah database dengan bentuk seperti Facebook. Program itu untuk membantu dalam membangun hubungan ke jaringan teroris.
Badan intelijen mengambil data mentah dari berbagai sumber termasuk informasi yang didapat dari hasil wawancara mereka terhadap para tersangka yang ditangkap dan data–data telekomunikasi yang didapat dari email dan panggilan telepon.
Ketika informasi tersebut telah dimasukkan kedalam program komputer, diharapkan dapat membantu dalam mengetahui sosok utama di organisasi teroris dan untuk memprediksi terjadinya serangan sebelum mereka diserang.
Dengan menganalisa jaringan sosial yang ada diantara teroris yang sudah dikenal maupun terhadap tersangka bahkan pada mereka yang tak terlibat, pemimpin militer berharap dapat membuka babak baru dalam “perang terhadap teror”.
Dr Ian McCulloh, perwira angkatan bersenjata Amerika di pusat pendidikan militer Westpoint di New York mengatakan kepada The Independent bahwa ia menggunakan analis jaringan pertemanan untuk mengungkap hubungan antara berbagai video kematian di Amerika yang dibuat oleh pemberontak di Irak.
Ia juga mengatakan penjelasan mengenai bagaimana mereka berhubungan adalah rahasia. “Tapi penafsiran kami menyatakan, bahwa video tersebut sepertinya dilakukan oleh kelompok yang sama… hal tersebut membuat kami dapat melihat bagian antara kelompok teroris dengan serangan sebenarnya,” katanya, tadi malam.
Dengan menyebar intelijen untuk menjangkau masyarakat luas, badan itu berencana mengawasi masyarakat. Orang–orang yang tidak dikenal maupun yang tidak berhubungan, tetap dimasukan ke dalam komputer untuk dihitung dengan metode algoritma guna menyelidiki hubungan mereka yang mungkin terlewat oleh manusia.(Inlh/sbl)
Badan intelijen mengambil data mentah dari berbagai sumber termasuk informasi yang didapat dari hasil wawancara mereka terhadap para tersangka yang ditangkap dan data–data telekomunikasi yang didapat dari email dan panggilan telepon.
Ketika informasi tersebut telah dimasukkan kedalam program komputer, diharapkan dapat membantu dalam mengetahui sosok utama di organisasi teroris dan untuk memprediksi terjadinya serangan sebelum mereka diserang.
Dengan menganalisa jaringan sosial yang ada diantara teroris yang sudah dikenal maupun terhadap tersangka bahkan pada mereka yang tak terlibat, pemimpin militer berharap dapat membuka babak baru dalam “perang terhadap teror”.
Dr Ian McCulloh, perwira angkatan bersenjata Amerika di pusat pendidikan militer Westpoint di New York mengatakan kepada The Independent bahwa ia menggunakan analis jaringan pertemanan untuk mengungkap hubungan antara berbagai video kematian di Amerika yang dibuat oleh pemberontak di Irak.
Ia juga mengatakan penjelasan mengenai bagaimana mereka berhubungan adalah rahasia. “Tapi penafsiran kami menyatakan, bahwa video tersebut sepertinya dilakukan oleh kelompok yang sama… hal tersebut membuat kami dapat melihat bagian antara kelompok teroris dengan serangan sebenarnya,” katanya, tadi malam.
Dengan menyebar intelijen untuk menjangkau masyarakat luas, badan itu berencana mengawasi masyarakat. Orang–orang yang tidak dikenal maupun yang tidak berhubungan, tetap dimasukan ke dalam komputer untuk dihitung dengan metode algoritma guna menyelidiki hubungan mereka yang mungkin terlewat oleh manusia.(Inlh/sbl)
- «
- Mulai
- Sebelumnya
- 11
- 12
- 13
- Selanjutnya
- Akhir
- »
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL




