Angka tersebut diungkapkan dalam laporan yang dirilis oleh departemen yang mengurusi tahanan di Gaza. "Laporan ini juga menyebutkan lima tahanan yang sudah dilepaskan dari penjara di Tepi Barat setelah mogok makan selama 42 hari," kata juru bicara Kementerian Palestina, Al-Ashqar.
Al-Ashqar menunjukkan, salah satu dari 67 warga Palestina yang diculik adalah Syekh Ahmad Salatna, direktur sebuah organisasi amal di Jenin, tiga anggota dewan kota Beit Reema, dan beberapa bekas narapidana.
Dia menambahkan bahwa ada dua anak berusia 6 dan 7 tahun, ditahan zionis. Mereka berdua masing-masing diculik di Kota tertua di Palestina, Yerusalem karena diduga melemparkan batu pada pemukim Yahudi.
Juru bicara juga meminta masyarakat internasional untuk menuntut Israel untuk menahan diri dari penahanan warga Palestina seenaknya. (MN/YD)
- 20/01/2011 19:28 - Ikhwan Ancam Mubarak: “Reformasi Atau Digulingkan Seperti Tunisia”
- 20/01/2011 06:17 - Israel Khawatir Islam Berkuasa di Tunisia
- 20/01/2011 05:56 - Mantan Presiden Tunisia Pendukung Utama Israel
- 20/01/2011 05:42 - Keluarga Presiden Tunisia Terguling Bawa Kabur 1,5 Ton Emas
- 20/01/2011 05:27 - Inilah Diktator Tunisia Yang Digulingkan Rakyat
- 12/01/2011 18:04 - Tiap Tahun 200 Ribu Orang Amerika Masuk Islam
- 10/01/2011 09:53 - Ternyata, Israel Tak Mampu Perang Panjang
- 08/01/2011 23:48 - Konspirasi Saudi Di Irak Terbongkar
- 06/01/2011 23:00 - Mufti Kirgistan, Terorisme Tidak Beragama
- 05/01/2011 18:53 - Meningkatnya Warga Inggris Memeluk Islam




