Cyber Sabili-Cairo. Al-Azhar mengumumkan bahwa mereka telah memutuskan untuk membekukan dialog dengan Vatikan dalam jangka waktu yang tidak ditentukan. Pembekuan ini sebagai protes atas pernyataan Paus Benediktus XVI yang selalu menyerang Islam dan diulang-ulang.
Bahkan, Paus selalu melakukan intervensi terhadap urusan dalam negeri Mesir, terlebih pasca insiden pemboman Gereja yang terjadi awan tahun ini di Alexandria dan menewaskan 21 orang.
Pada tanggal 10 Januari lalu, Paus meminta Uni Eropa agar mengambil langkah bersama untuk apa yang ia sebut sebagai “perlindungan umat Kristen di Timur Tengah”.
Maka sebagai reaksinya, seminggu yang lalu Mesir mengumumkan pemanggilan duta besarnya untuk Vatikan dalam rangka memprotes pernyataan Paus.
Tapi, Kardinal Peter Torkson, salah seorang pejabat Vatikan mengumumkan bahwa dialog dengan Islam tidak akan berhenti dan tidak terbatas di Mesir, bisa di negara lain, khususnya di Iran.
Pengumuman ini disampaikan menanggapi pernyataan Al-Azhar yang membekukan dialognya dengan Vatikan, menyusul pernyataan Paus Benediktus XVI tentang Islam.
Torkson mengatakan kepada kantor berita Italia (ANSA), “Setiap negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat seperti yang diinginkannya. Namun tidak seorangpun bisa melarang Paus untuk mengekspresikan pendapatnya dalam hal yang terkait umatnya.” (Islamtoday/Dwi).
- 27/01/2011 18:14 - Kairo dan Alexandria Bak Kota "Mati"
- 27/01/2011 18:06 - Terinspirasi Tunisia, Demontrasi Di Mesir Tuntut Mubarak Lengser
- 27/01/2011 12:11 - Argentina Legalkan Jilbab Bagi Muslimah
- 26/01/2011 11:07 - Ikut Tabligh, Muslim Uzbekistan Dipenjara 7 Tahun
- 26/01/2011 10:51 - 21 Ulama Muslim Dukung Pembekuan Dialog dengan Vatikan
- 23/01/2011 01:23 - Mufti Saudi: Fatwa Haram Atas Aksi Bakar Diri
- 20/01/2011 19:28 - Ikhwan Ancam Mubarak: “Reformasi Atau Digulingkan Seperti Tunisia”
- 20/01/2011 06:17 - Israel Khawatir Islam Berkuasa di Tunisia
- 20/01/2011 05:56 - Mantan Presiden Tunisia Pendukung Utama Israel
- 20/01/2011 05:42 - Keluarga Presiden Tunisia Terguling Bawa Kabur 1,5 Ton Emas




