"Kami tidak menentang renovasi sebuah masjid di Ajaria atau di bagian lain di Georgia tapi kami sangat menentang pembangunan masjid yang baru. Kami berjanji bahwa jika masjid baru ini tetap dibangun, kami akan meratakannya ke tanah dengan buldoser, "kata pemimpin sebuah gerakan massa, Murmar Dumbadze.
Keputusan untuk mengizinkan membangun sebuah masjid ini disetujui oleh pemerintah Georgia dan Turki beberapa hari lalu.
Islam di Georgia diperkenalkan pada tahun 645 Masehi ketika tentara yang dikirim oleh Khalifah kedua Islam, Umar, yang menaklukkan Georgia Timur dan mendirikan negara Islam di Tbilisi. Jumlah penganut Islam di Georgia tercatat 463.062 jiwa atau 9,9%, dari keseluruhan jumlah penduduk Georgia.
Ada dua kelompok besar Muslim di Georgia. Etnis Muslim Sunni Hanafi Georgia dan terkonsentrasi di Republik Otonomi Adjara Georgia yang berbatasan dengan Turki. Sedangkan di Azerbaijan yang sebagian besar adalah etnis Muslim Syiah ashariyah Ithna 'dan terkonsentrasi di sepanjang perbatasan dengan Azerbaijan dan Armenia.(PanAR/WK)
- 01/02/2012 13:55 - UNICEF: 500.000 Anak Yaman Terancam Mati
- 01/02/2012 13:49 - 9 Tewas Dalam Kekerasan Terbaru di Karachi
- 01/02/2012 13:42 - Terlibat Kasus Penghujatan Agama, Pendeta Pakistan Dijatuhi Hukuman Mati
- 31/01/2012 19:46 - Ajakan Salafiyah untuk Menghapus Valentine
- 31/01/2012 18:24 - Puluhan Demonstran Berjanji untuk Tetap Tinggal di Medan Tahrir
- 31/01/2012 11:43 - Pemberontak Islam Larang Palang Merah Internasional Masuk Somalia
- 31/01/2012 11:38 - Cina Siapkan 8.000 Polisi Di Kampung Muslim
- 31/01/2012 11:36 - Berencana Mengebom, Muslim Norwegia Dihukum
- 31/01/2012 10:15 - Presiden Afghanistan Ingin Berbicara Dengan Taliban
- 29/01/2012 22:54 - Tentara Afghanistan Kurang Perlengkapan Dari Pada Taliban




