Ribuan masyarakat Mesir berkumpul di Medan Tahrir untuk merayakan ulang tahun pertama peringatan pergolakan 25 Januari. Sambil membawa bendera-bendera mesir dan spanduk-spanduk, meminta untuk meneruskan aspirasi mereka saat memberontak terhadap pemerintahan Husni Mubarak dulu. Mereka menuntut hukuman qisas bagi pembunuh para demonstran dan dipercepatnya penyerahan Pemerintahan ke Sipil.
Terlihat pada jam-jam awal peringatan terjadi pertengkaran kecil antara ikhwan muslimin dan pendukung partai liberal, karena mereka menuduh ikhwan memamerkan kekuatan.
Dalam perayaan ini pendukung ikhwan membawa spanduk-spanduk bertuliskan “Ulang Tahun Pertama Pergolakan”, “rakyat menuntut pengembalian harta-harta yang telah dirampas”, “rakyat menuntut penyerahan kekuasaan”. Ini semua dilakukan karena para aktivis merasa bahwa pimpinan dewan militer mempersulit perbaikan di Mesir.
Sikap Amerika
Amerika melihat, masih banyak tantangan yang harus dihadapi mesir, tetapi mesir telah melewati babak yang besar. Amerika menyambut baik dihapuskannya keadaan darurat oleh dewan militer, hanya saja mereka minta penjelasan lebih lanjut tentang kata “pengacau keamanan” dalam keputusan mereka tentang penghapusan keadaan darurat tersebut. Disebutkan dalam keputusan tersebut : “Dewan militer mencabut keadaan darurat yang telah berlaku dinegara ini selama 30 tahun, dan berlaku mulai besok, hari Rabu, kecuali dalam keadaan kejahatan pengacau keamanan”. (Aljazeera/Husni Mahdami)
- 29/01/2012 22:54 - Tentara Afghanistan Kurang Perlengkapan Dari Pada Taliban
- 27/01/2012 12:13 - Saudi Penuhi Tuntutan Pembantu Filipina
- 27/01/2012 12:08 - Rumah Polisi Irak Dibom, 10 Tewas
- 26/01/2012 20:07 - Australia Ingin Merekrut Mata-Mata Muslim
- 25/01/2012 22:08 - Tim Navy SEAL Penyelamat Sandera di Somalia Adalah Tim Yang Membunuh bin Laden
- 25/01/2012 21:03 - Bergabunglah Bersama Viva Palestina
- 25/01/2012 20:11 - Polisi Bosnia Menyerbu Desa Muslim
- 25/01/2012 20:06 - Enam tentara Pakistan Tewas Dalam Bentrokan di Kurram
- 25/01/2012 07:42 - Diamnya Pemimpin-Pemimpin Arab di PBB
- 24/01/2012 14:31 - Dua Bom Mobil Meledak di Baghdad, 10 Tewas




