Jum'at, 18. Mei 2012

Last update08:40:36 AM GMT

Index Berita : Berita Internasional AS Gunakan Uranium di Afghanistan

AS Gunakan Uranium di Afghanistan

E-mail Cetak PDF
Tentara_as

Cyber Sabili-Kabul: Seorang aktivis Afghanistan mengungkapkan AS masih menggunakan senjata uranium yang mengerikan di Afghanistan, menyebabkan dibangunnya pemakaman khusus untuk orang yang meninggal karena kanker dan penyakit yang tidak normal, kata laporan Media.

"Senjata-senjata ini masih digunakan. Bahkan, sebuah pesawat AS, A-10 Warthog, biasa menggunakannya, bahkan jika tidak menggunakan proyektil uranium di senapan mesin, setiap proyektil ketiga adalah proyektil uranium dan itulah kerja tentara AS di Afghanistan. Mereka gunakan itu dari arah kiri dan kanan, "kata aktivis Afghanistan, Dr. Mohammad Daud Miraki dalam sebuah wawancara dengan Media.

"Helikopter Apache dan kendaraan Bradley juga menggunakan proyektil ini dalam senjatanya," tambahnya.

Aktivis ini juga mencatat bahwa 62,7 persen dari penduduk Afghanistan telah terkena amunisi radioaktif berbahaya.

Miraki menjelaskan bahwa sekelompok peneliti mengumpulkan sampel urin dari orang-orang di Afghanistan dan menemukan isotop uranium dalam air seni, yang tadinya sekitar 300 persen menjadi 2000 persen lebih tinggi dari tingkat normal.

Dia lebih lanjut mengatakan bahwa banyak orang di desa-desa Afghanistan telah kena penyakit aneh. Seperti penyakit kulit, kematian mendadak, keguguran mendadak di antara perempuan, serta cacat dan beberapa jenis kanker.

Penulis juga mengatakan Amerika Serikat menggunakan senjata uranium yang melawan hukum internasional dan hukum AS sendiri.

Sementara itu, Miraki mengkritik pejabat AS dan Presiden Hamid Karzai karena tidak menyelidiki kejahatan yang dilakukan oleh pemerintah AS.

"Kami meneruskan laporan ini ke AS tiga tahun lalu ke Departemen Luar Negeri AS, dan sayangnya dari pejabat AS, kita mendapatkan hanya basa basi saja. Namun pemerintah Afghanistan juga sama, karena tidak memiliki kekuasaan, mereka hanyalah sebuah rezim  yang dipasang (oleh AS)," katanya.

"Jika Anda melihat Afghanistan serta di Irak serta di Yugoslavia di mana pun Anda menemukan senjata-senjata ini digunakan, maka Anda pasti menemukan kuburan orang meninggal akibat kanker dan penyakit yang tidak normal lainnya," kata Miraki dalam kesimpulannya.(Ag/Sia)

Features

Ma'had Daarussunnah Bekasi

Ma'had Daarussunnah Bekasi

  Ma'had Daarussunnah Bekasi Kami menawarkan PRO...
Rabu, 16 May 2012 14:06
Kebobrokan Syirik Dalam Kehidupan Sosial

Kebobrokan Syirik Dalam Kehidupan Sosial

  ...
Selasa, 15 May 2012 09:39
Masjid Agung Brimob Mestinya Difungsikan untuk Umum!

Masjid Agung Brimob Mestinya Difungsikan untuk Umum!

Masyarakat Depok saat ini mengharapkan adanya...
Senin, 14 May 2012 10:53
Marwah Filindo, Anak Indo-Palestina

Marwah Filindo, Anak Indo-Palestina

  ...
Kamis, 10 May 2012 16:43

Geng Motor; Kecacatan Sistematis

  ...
Jumat, 04 May 2012 13:59
MENJADI DAI& DAIYAH MILYADER

MENJADI DAI& DAIYAH MILYADER

  ...
Kamis, 26 April 2012 09:28
RUU KKG, Program Penghancuran Perempuan

RUU KKG, Program Penghancuran Perempuan

Bulan April sangat identik dengan isu seputar...
Selasa, 24 April 2012 13:13
Geng Motor Bukti Lemahnya Hukum Indonesia

Geng Motor Bukti Lemahnya Hukum Indonesia

  ...
Selasa, 24 April 2012 13:07
Mantan Ldii “Curhat” ke Miumi

Mantan Ldii “Curhat” ke Miumi

  ...
Rabu, 18 April 2012 11:17
Rindu Makanan Jadul yang Enak Dan Unik?

Rindu Makanan Jadul yang Enak Dan Unik?

  ...
Senin, 16 April 2012 12:17
Manfaat Sujud

Manfaat Sujud

  BC dari sahabat>Tahukah anda? Sujud melibatkan...
Senin, 16 April 2012 11:57