“Umat Islam kalah dalam penyikapan isu-isu menyangkut Hak Asasi Manusia (HAM),” persoalan ini dikemukakan oleh DR. Saharudin Daming, Komisioner Komisi Nasional HAM Indonesia, pada acara diskusi yang bertempat di Rumah Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PII), di Jakarta, Rabu (08/02/2012). Hadir dalam acara tersebut para tokoh PII di antaranya Soetrisno Bachir, Muchdi PR, Mutamminul Ula, dan yang lainnya.
Lebih lanjut, Daming mengatakan, “Umat Islam ini memang sangat tidak perhatian terhadap persoalan HAM. Sebabnya saya menduga kalau umat Islam menganggap HAM adalah produk dari Barat sehingga hanya diam saja ketika ada persoalan menyangkut hak asasi mereka. Dan ujung-ujungnya yang bermain terhadap persoalan isu ini adalah mereka yang berasal dari kalangan liberal, komunis atau atheis, dan non Islam.”
Daming mencontohkan seperti kasus Gereja Yasmin di Bogor. “Pada kasus tersebut, mereka yang aktif mengadukan ke Komnas HAM adalah dari kalangn non Islam (Kristen), sementara dari kalangan umat Islamnya sendiri hanya berdiam diri. Padahal bisa jadi mereka juga menjadi korban atas keberadaan gereja tersebut,” katanya.
Daming mengungkapkan bahwa potensi umat Islam sebenarnya besar di Indonesia. “Tapi, kita seperti terkepung. Apalagi dalam mempengaruhi opini publik, kita seakan-akan tidak berdaya apa-apa. Kita bisa melihat media-media milik mereka yang berhaluan non-Islam, dari segi oplagnya kan luar biasa. Bahkan dibaca oleh kalangan umat Islam sendiri. Bandingkan media-media yang berhaluan Islam sangat memprihatinkan kondisinya,” jelas Darming.
Terhadap kondisi tersebut, Daming sebagai seorang yang cukup lama bergelut dalam persoalan HAM menyarankan, “Perlu adanya tokoh dari kalangan umat Islam yang memiliki basis akar rumput yang kuat untuk mengembalikan posisi umat Islam pada tempat yang strategis dalam hal mempengaruhi opini publik, dan yang lainnya. Dalam hal ini MUI misalnya, lembaga ini harus memainkan peran strategis dalam persoalan hidup umat di Indonesia.” Meskipun Daming mengemukakan adanya upaya penggembosan terhadap lembaga-lembaga milik umat Islam, “MUI saja sekarang sedang digembosi dari segi anggaran oleh pemerintah,” ujar Daming. (Yudy Fachrurozi)
- 13/02/2012 18:56 - Gerakan Global Menuju Jerusalem – 30 Maret 2012
- 13/02/2012 11:40 - Habib Rizieq: Anggota FPI Jangan terpancing
- 12/02/2012 19:54 - Bupati Perjuangkan Bandara Biak Jadi Embarkasi Haji
- 11/02/2012 12:12 - Festival Zikir Sambut Maulid
- 10/02/2012 16:57 - Perempuan Bisa Cegah Korupsi dan Suap
- 08/02/2012 14:19 - DKI Naikkan Subsidi Pemakaman Warga Miskin
- 08/02/2012 11:13 - SBY Tidak Serius Mengurus Pertanian, Perikanan
- 07/02/2012 20:58 - “Wakaf” Pangdam Jaya, Inilah Momentum Kedua Penyelewengan Syariah
- 06/02/2012 12:05 - Masalah Buruh Tak Hanya Upah
- 06/02/2012 11:49 - Kasus Bima: Ulama Tak lagi Didengar




