Jum'at, 18. Mei 2012

Last update08:40:36 AM GMT

Index Berita : Berita Indonesia Kita Umat Islam Kalah Soal Isu HAM

Umat Islam Kalah Soal Isu HAM

E-mail Cetak PDF
ham__umat_Islam

“Umat Islam kalah dalam penyikapan isu-isu menyangkut Hak Asasi Manusia (HAM),” persoalan ini dikemukakan oleh DR. Saharudin Daming, Komisioner Komisi Nasional HAM Indonesia, pada acara diskusi yang bertempat di Rumah Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PII), di Jakarta, Rabu (08/02/2012). Hadir dalam acara tersebut para tokoh PII di antaranya Soetrisno Bachir, Muchdi PR, Mutamminul Ula, dan yang lainnya.

 

Lebih lanjut, Daming mengatakan, “Umat Islam ini memang sangat tidak perhatian terhadap persoalan HAM. Sebabnya saya menduga kalau umat Islam menganggap HAM adalah produk dari Barat sehingga hanya diam saja ketika ada persoalan menyangkut hak asasi mereka. Dan ujung-ujungnya yang bermain terhadap persoalan isu ini adalah mereka yang berasal dari kalangan liberal, komunis atau atheis, dan non Islam.”

Daming mencontohkan seperti kasus Gereja Yasmin di Bogor. “Pada kasus tersebut, mereka yang aktif mengadukan ke Komnas HAM adalah dari kalangn non Islam (Kristen), sementara dari kalangan umat Islamnya sendiri hanya berdiam diri. Padahal bisa jadi mereka juga menjadi korban atas keberadaan gereja tersebut,” katanya.

Daming mengungkapkan bahwa potensi umat Islam sebenarnya besar di Indonesia. “Tapi, kita seperti terkepung. Apalagi dalam mempengaruhi opini publik, kita seakan-akan tidak berdaya apa-apa. Kita bisa melihat media-media milik mereka yang berhaluan non-Islam, dari segi oplagnya kan luar biasa. Bahkan dibaca oleh kalangan umat Islam sendiri. Bandingkan media-media yang berhaluan Islam sangat memprihatinkan kondisinya,” jelas Darming.

Terhadap kondisi tersebut, Daming sebagai seorang yang cukup lama bergelut dalam persoalan HAM menyarankan, “Perlu adanya tokoh dari kalangan umat Islam yang memiliki basis akar rumput yang kuat untuk mengembalikan posisi umat Islam pada tempat yang strategis dalam hal mempengaruhi opini publik, dan yang lainnya. Dalam hal ini MUI misalnya, lembaga ini harus memainkan peran strategis dalam persoalan hidup umat di Indonesia.” Meskipun Daming mengemukakan adanya upaya penggembosan terhadap lembaga-lembaga milik umat Islam, “MUI saja sekarang sedang digembosi dari segi anggaran oleh pemerintah,” ujar Daming. (Yudy Fachrurozi)



Berita Terkait:
Berita Terbaru:
Berita Sebelumnya:

Features

Ma'had Daarussunnah Bekasi

Ma'had Daarussunnah Bekasi

  Ma'had Daarussunnah Bekasi Kami menawarkan PRO...
Rabu, 16 May 2012 14:06
Kebobrokan Syirik Dalam Kehidupan Sosial

Kebobrokan Syirik Dalam Kehidupan Sosial

  ...
Selasa, 15 May 2012 09:39
Masjid Agung Brimob Mestinya Difungsikan untuk Umum!

Masjid Agung Brimob Mestinya Difungsikan untuk Umum!

Masyarakat Depok saat ini mengharapkan adanya...
Senin, 14 May 2012 10:53
Marwah Filindo, Anak Indo-Palestina

Marwah Filindo, Anak Indo-Palestina

  ...
Kamis, 10 May 2012 16:43

Geng Motor; Kecacatan Sistematis

  ...
Jumat, 04 May 2012 13:59
MENJADI DAI& DAIYAH MILYADER

MENJADI DAI& DAIYAH MILYADER

  ...
Kamis, 26 April 2012 09:28
RUU KKG, Program Penghancuran Perempuan

RUU KKG, Program Penghancuran Perempuan

Bulan April sangat identik dengan isu seputar...
Selasa, 24 April 2012 13:13
Geng Motor Bukti Lemahnya Hukum Indonesia

Geng Motor Bukti Lemahnya Hukum Indonesia

  ...
Selasa, 24 April 2012 13:07
Mantan Ldii “Curhat” ke Miumi

Mantan Ldii “Curhat” ke Miumi

  ...
Rabu, 18 April 2012 11:17
Rindu Makanan Jadul yang Enak Dan Unik?

Rindu Makanan Jadul yang Enak Dan Unik?

  ...
Senin, 16 April 2012 12:17
Manfaat Sujud

Manfaat Sujud

  BC dari sahabat>Tahukah anda? Sujud melibatkan...
Senin, 16 April 2012 11:57