Jum'at, 18. Mei 2012

Last update08:40:36 AM GMT

Index Berita : Berita Indonesia Kita Potensi Zakat Nasional 217 T

Potensi Zakat Nasional 217 T

E-mail Cetak PDF

CyberSabili-JAKARTA, Banyak lembaga filantropi Indonesia merilis potensi zakat Indonesia, diantaranya, Pusat Bahasa dan Budaya UIN Jakarta menyimpulkan bahwa potensi Zakat Nasional mencapai angka Rp 19,3 trilliun.

Namun penelitian terbaru dari Baznas Potensi Zakat Nasional tahun 2011 adalah Rp 217 trilliun. Potensi yang cukup besar ini terdiri dari Potensi Zakat Rumah Tangga sebesar Rp 82,7 trilliun, potensi zakat Industri swasta Rp Rp 114,89 trilliun, Potensi Zakat BUMN Rp 2,4 trilliun, Potensi Zakat dan Tabungan Rp 17 trilliun.

"Kami membagi dalam tiga kelompok besar, Pertama, Potensi Zakat Secara Nasional. Kedua, Potensi zakat industri menengah dan besar nasional, serta zakat BUMN (Zakat Perusahaan). Ketiga, Potensi Zakat tabungan secara nasional," papar staff khusus Baznas, Irfan Syauqi Beik, dalam Press Conference Hasil Riset Potensi Zakat, di Jakarta, Rabu (8/6/2011)

Sementara itu, potensi zakat tumah tangga tingkat provinsi, Jawa Barat terbesar dengan potensi 17,67 trilliun. Disusul Jawa Timur (15,49 trilliun) dan Jawa tengah (13,28 trilliun). Adapun provinsi yang memiliki potensi zakat rumah tangga terendah adalah Papua Barat (111,68 trilliun), Papua (Rp 117,44 milyar) dan Bali (Rp 126,25 milyar).

"Ketiga provinsi tersebut merupakan provinsi dengan proporsi penduduk muslim yang sangat rendah dibandingkan provinsi lainnya, kecuali Nusa Tenggara Timur. Sedangkan Bali mayoritas beragama Hindu, Papua Barat dan Papua mayoritas beragama Kristen. Adapun NTT, penduduk muslimnya sebesar 8,6%," papar Syauqi

Tentunya, potensi yang sangat besar ini dapat dijadikan sebagai solusi bagi pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok masyarakat kurang mampu. Selain itu, perlu dukungan regulasi sehingga potensi ini dapat diaktualisasi.

"Pemerintah dan DPR harus mengoptimalkan potensi zakat nasional melalui produk regulasi dan kebijakan yang mendukung. Contohnya, dengan memberikan stimulus fiskal melalui kebijakan zakat pengurang pajak," pungkasnya. (Daniel Handoko)

Features

Ma'had Daarussunnah Bekasi

Ma'had Daarussunnah Bekasi

  Ma'had Daarussunnah Bekasi Kami menawarkan PRO...
Rabu, 16 May 2012 14:06
Kebobrokan Syirik Dalam Kehidupan Sosial

Kebobrokan Syirik Dalam Kehidupan Sosial

  ...
Selasa, 15 May 2012 09:39
Masjid Agung Brimob Mestinya Difungsikan untuk Umum!

Masjid Agung Brimob Mestinya Difungsikan untuk Umum!

Masyarakat Depok saat ini mengharapkan adanya...
Senin, 14 May 2012 10:53
Marwah Filindo, Anak Indo-Palestina

Marwah Filindo, Anak Indo-Palestina

  ...
Kamis, 10 May 2012 16:43

Geng Motor; Kecacatan Sistematis

  ...
Jumat, 04 May 2012 13:59
MENJADI DAI& DAIYAH MILYADER

MENJADI DAI& DAIYAH MILYADER

  ...
Kamis, 26 April 2012 09:28
RUU KKG, Program Penghancuran Perempuan

RUU KKG, Program Penghancuran Perempuan

Bulan April sangat identik dengan isu seputar...
Selasa, 24 April 2012 13:13
Geng Motor Bukti Lemahnya Hukum Indonesia

Geng Motor Bukti Lemahnya Hukum Indonesia

  ...
Selasa, 24 April 2012 13:07
Mantan Ldii “Curhat” ke Miumi

Mantan Ldii “Curhat” ke Miumi

  ...
Rabu, 18 April 2012 11:17
Rindu Makanan Jadul yang Enak Dan Unik?

Rindu Makanan Jadul yang Enak Dan Unik?

  ...
Senin, 16 April 2012 12:17
Manfaat Sujud

Manfaat Sujud

  BC dari sahabat>Tahukah anda? Sujud melibatkan...
Senin, 16 April 2012 11:57