CyberSabili-JAKARTA, Banyak lembaga filantropi Indonesia merilis potensi zakat Indonesia, diantaranya, Pusat Bahasa dan Budaya UIN Jakarta menyimpulkan bahwa potensi Zakat Nasional mencapai angka Rp 19,3 trilliun.
Namun penelitian terbaru dari Baznas Potensi Zakat Nasional tahun 2011 adalah Rp 217 trilliun. Potensi yang cukup besar ini terdiri dari Potensi Zakat Rumah Tangga sebesar Rp 82,7 trilliun, potensi zakat Industri swasta Rp Rp 114,89 trilliun, Potensi Zakat BUMN Rp 2,4 trilliun, Potensi Zakat dan Tabungan Rp 17 trilliun.
"Kami membagi dalam tiga kelompok besar, Pertama, Potensi Zakat Secara Nasional. Kedua, Potensi zakat industri menengah dan besar nasional, serta zakat BUMN (Zakat Perusahaan). Ketiga, Potensi Zakat tabungan secara nasional," papar staff khusus Baznas, Irfan Syauqi Beik, dalam Press Conference Hasil Riset Potensi Zakat, di Jakarta, Rabu (8/6/2011)
Sementara itu, potensi zakat tumah tangga tingkat provinsi, Jawa Barat terbesar dengan potensi 17,67 trilliun. Disusul Jawa Timur (15,49 trilliun) dan Jawa tengah (13,28 trilliun). Adapun provinsi yang memiliki potensi zakat rumah tangga terendah adalah Papua Barat (111,68 trilliun), Papua (Rp 117,44 milyar) dan Bali (Rp 126,25 milyar).
"Ketiga provinsi tersebut merupakan provinsi dengan proporsi penduduk muslim yang sangat rendah dibandingkan provinsi lainnya, kecuali Nusa Tenggara Timur. Sedangkan Bali mayoritas beragama Hindu, Papua Barat dan Papua mayoritas beragama Kristen. Adapun NTT, penduduk muslimnya sebesar 8,6%," papar Syauqi
Tentunya, potensi yang sangat besar ini dapat dijadikan sebagai solusi bagi pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok masyarakat kurang mampu. Selain itu, perlu dukungan regulasi sehingga potensi ini dapat diaktualisasi.
"Pemerintah dan DPR harus mengoptimalkan potensi zakat nasional melalui produk regulasi dan kebijakan yang mendukung. Contohnya, dengan memberikan stimulus fiskal melalui kebijakan zakat pengurang pajak," pungkasnya. (Daniel Handoko)
- 14/06/2011 17:22 - KontraS: "Evaluasi Segera Kinerja Densus 88"
- 14/06/2011 07:11 - Hari ini Kasus Andi Nurpati Akan Dibahas di Komisi II
- 13/06/2011 17:09 - Kemendiknas Harus Tinjau Ulang Penyusunan Kurikulum Baru Pancasila
- 10/06/2011 16:49 - MUI Tak Punya Fatwa Sesat tentang Syiah
- 09/06/2011 15:47 - DUPLIK NOTA PEMBELAAN Persidangan Ust Abu Bakar Ba'asyir
- 07/06/2011 15:35 - FK-ULUM Gelar Subuh Gabungan di Masjid Al-Istiqamah Penggilingan
- 27/05/2011 19:19 - Menag Batalkan Kunjungan ke Al-Zaytun Lagi
- 27/05/2011 17:00 - Aliran Sesat di Jember Bertobat
- 27/05/2011 09:09 - Transisi Politik dan Hukum di Indonesia Belum Tuntas
- 26/05/2011 12:10 - Baznas Luncurkan Rumah Cerdas ANak Bangsa dan Portal Beasiswa




