Jum'at, 18. Mei 2012

Last update08:40:36 AM GMT

Index Berita : Berita Indonesia Kita Perempuan Bisa Cegah Korupsi dan Suap

Perempuan Bisa Cegah Korupsi dan Suap

E-mail Cetak PDF
Perempuan Bisa Cegah Korupsi dan Suap

 

CyberSabili--JAKARTA-- Perempuan memiliki peran strategis dan vital dalam upaya pemberantasan korupsi dan suap. Sebagai ibu rumah tangga atau pengusaha, perempuan bisa mencegah sejak dini runtuhnya nilai-nilai mulia dalam rumah tangga, yang pada gilirannya akan berdampak pada kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Demikian disampaikan Ketua Umum Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Nita Yudi pada acara Sosialisasi Antisuap dan Penandatangan Piagam Zona Integritas Pengusaha di kalangan IWAPI” di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (10/2). Acara ini merupakan hasil kerjasama antara IWAPI, KPK, dan Komunitas Pengusaha Antisuap Indonesia (KUPAS). Selain Ketua Umum IWAPI dan jajarannya, juga hadir pada acara tersebut pimpinan KPK dan Ketua KUPAS Ai Mulyadi Mamoer.

Menurut Nita, perempuan harus bisa bersikap kritis terhadap materi yang diberikan suaminya. Misalnya, lanjut dia, sebagai istri, perempuan harus bertanya dari mana sumber dana yang digunakan suaminya untuk membeli mobil mewah, rumah megah, atau perhiasan yang mahal-mahal. Sikap  ini penting, agar keluarga tidak mengonsumsi harta haram dan yang diperoleh secara tidak sah.

“Jika suami tidak bisa membuktikan sah dan halalnya uang atau harta yang dibawa ke rumah, istri harus berani menolak. Sikap seperti ini merupakan kontribusi nyata perempuan dalam pemberantasan korupsi dan suap. Jangan sampai suami memberi nafkah kita dan anak-anak dengan harta haram. Survei psikolog Dadang Hawari menyebutkan, sebagian besar pengguna narkoba adalah anak-anak pejabat. Hal ini antara lain terjadi karena anak-anak dibesarkan dengan harta haram dan tidak halal,” ujar Nita

Jujur dan tanggung jawab

Terkait peran perempuan dalam pemberantasan korupsi, Ai mengatakan hal itu bisa dilakukan dengan mengimplementasikan sikap jujur. Dalam konteks sifat jujur ini, lanjut dia, sebagai pengusaha, setiap anggota IWAPI dituntut mampu menghindari benturan kepentingan, menjunjung tinggi kepercayaan dan integritas.

“Jujur juga berarti berani mengakui kesalahan. Untuk itu, pengusaha diminta transparan, konsisten, dan tidak memberi atau menerima suap. Pengusaha yang berintegritas tidak akan berbohong, korup, berkhianat, dan memanipulasi data tidak sesuai dengan fakta,” papar Ai yang juga Koordinator Pelaksana Komunitas Indonesia Emas (KOINmas).

Lebih jauh dia mengatakan, pengusaha yang berintegritas harus pula memiliki sifat tanggung jawab. Ini artinya,  pengusaha menerima amanah dan menjalankan tugas serta kewajiban yang diberikan, dan menuntaskan pekerjaan hingga hasil yang ditentukan. Harus memenuhi janji, menjaga amanah, efisien, dan profesional.

Belajar antisuap

IWAPI menaruh perhatian besar pada upaya pemberantasan korupsi dan praktik suap. Sebagai wanita pengusaha, anggota IWAPI setiap hari berhadapan dengan para stakeholders bisnisnya. Mereka antara lain perusahaan instansi pemerintah, BUMN, atau swasta baik nasional maupun multinasional. Karena ketidaktahuannya, anggota IWAPI sangat rawan tergelincir pada praktik suap, gratifikasi,  atau perilaku bisnis yang tidak etis lainnya.

“Sehubungan dengan itulah acara ini diselenggarakan. Kami ingin belajar apa itu suap, sogok, gratifikasi, korupsi dan lainnya. Jangan sampai karena tidak paham, bisa saja ternyata kami keliru. Misalnya, kami pikir pemberian sesuatu kepada klien bisnis adalah ungkapan terima kasih, uang muka, tanda jadi atau yang sejenisnya. Ternyata itu gratitikasi atau bahkan suap. Ini kan bisa bahaya. Salah-salah kami terseret pada kasus hukum,” papar Nita.

Pada kesempatan itu, Ai juga memaparkan Modul Pelatihan Antisuap terkait dengan pengadaan barang/jasa publik. Modul ini disusun antara lain karena ketidakpahaman pejabat/aparat pemerintah dan pengusaha tentang aspek tindak pidana korupsi. Pada praktiknya, cukup banyak pejabat/aparat pemerintah dan pengusaha yang tidak mengerti proses dan mekanisme pengadaan barang/jasa secara baik dan benar.

“Dari pengakuan para tersangka dan terdakwa di pengadilan korupsi, juga terungkap ketidakmampuan para pengusaha untuk menghindar dari tindakpidana korupsi untuk memenangi tender proyek. Survei Indonesia Procurement Watch/IPW pada 2011, menemukan 92% pengusaha pernah menyuap dalam tender, 89% menyuap untuk memenangi tender, 5% memberi uang sebagai hadiah, dan 4% memberi uang sebagai tanda terima kasih,” kata Ai.

Sosialisasi antisuap ini bagian dari rangkaian peringatan ulang tahun IWAPI yang ke-37. Sebelumnya, IWAPI juga menggelar nonton bareng film “Kita dan Korupsi” di Jakarta Theater, Jakarta Pusat. Tema ulang tahun kali ini adalah “Meningkatkan Kompetensi dan Akselerasi Kinerja, IWAPI Siap Menghadapi Tantangan Global.” Pembelajaran hal-hal yang terkait dengan suap, korupsi, gratifikasi dan lainnya ini merupakan salah satu langkah IWAPI meningkatkan kompetensi dan mengakselerasi kinerja anggotanya.

TENTANG KUPAS:

Komunitas Pengusaha Antisuap Indonesia (KUPAS) dibentuk oleh Kadin Indonesia dan Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) pada 3 Desember 2009. Pembentukan KUPAS sebagai jawaban atas semakin besarnya tuntutan kepada dunia usaha untuk memiliki citra yang mencerminkan kepedulian terhadap moralitas, serta peka pada tingkat kebocoran dana publik yang terjadi akibat tindak pidana korupsi dan suap.

Features

Ma'had Daarussunnah Bekasi

Ma'had Daarussunnah Bekasi

  Ma'had Daarussunnah Bekasi Kami menawarkan PRO...
Rabu, 16 May 2012 14:06
Kebobrokan Syirik Dalam Kehidupan Sosial

Kebobrokan Syirik Dalam Kehidupan Sosial

  ...
Selasa, 15 May 2012 09:39
Masjid Agung Brimob Mestinya Difungsikan untuk Umum!

Masjid Agung Brimob Mestinya Difungsikan untuk Umum!

Masyarakat Depok saat ini mengharapkan adanya...
Senin, 14 May 2012 10:53
Marwah Filindo, Anak Indo-Palestina

Marwah Filindo, Anak Indo-Palestina

  ...
Kamis, 10 May 2012 16:43

Geng Motor; Kecacatan Sistematis

  ...
Jumat, 04 May 2012 13:59
MENJADI DAI& DAIYAH MILYADER

MENJADI DAI& DAIYAH MILYADER

  ...
Kamis, 26 April 2012 09:28
RUU KKG, Program Penghancuran Perempuan

RUU KKG, Program Penghancuran Perempuan

Bulan April sangat identik dengan isu seputar...
Selasa, 24 April 2012 13:13
Geng Motor Bukti Lemahnya Hukum Indonesia

Geng Motor Bukti Lemahnya Hukum Indonesia

  ...
Selasa, 24 April 2012 13:07
Mantan Ldii “Curhat” ke Miumi

Mantan Ldii “Curhat” ke Miumi

  ...
Rabu, 18 April 2012 11:17
Rindu Makanan Jadul yang Enak Dan Unik?

Rindu Makanan Jadul yang Enak Dan Unik?

  ...
Senin, 16 April 2012 12:17
Manfaat Sujud

Manfaat Sujud

  BC dari sahabat>Tahukah anda? Sujud melibatkan...
Senin, 16 April 2012 11:57