Jum'at, 18. Mei 2012

Last update08:40:36 AM GMT

Index Berita : Berita Indonesia Kita Muslim Entrepreneur Forum, Langkah Awal Tegaknya Ekonomi Islam di Indonesia

Muslim Entrepreneur Forum, Langkah Awal Tegaknya Ekonomi Islam di Indonesia

E-mail Cetak PDF

Meski Indonesia belum menggunakan sistem ekonomi Islam sebagai sistem perekonomian nasional, tapi upaya memberikan kesadaran kepada masyarakat, khususnya pengusaha muslim, akan pentingnya mempraktikkan ekonomi Islam dalam kehidupan sehari-hari gencar dilakukan. Salah satunya seperti apa yang dilakukan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) lewat acara Muslim Entrepreneur Forum (MEF) di Gedung SMESCO, Jakarta, pada hari Kamis (26/01/2012).

Dalam konferensi pers di sela-sela acara tersebut, Fahmi Shadry, Ketua Panitia MEF, mengatakan bahwa acara ini memang sengaja dibuat untuk memberikan penyadaran kepada pengusaha muslim tentang pentingnya mempraktikkan bisnis berdasarkan syariah Islam dalam kehidupan mereka sehari-hari. “Saat ini kita telah melihat betapa rapuhnya sistem ekonomi yang tidak berdasarkan Islam. Ini adalah peluang untuk ekonomi Islam tampil sebagai alternatif dalam menjalankan perekonomian dunia. Dan kita memulainya dengan memberikan kesadaran kepada pengusaha muslim terlebih dulu,” jelas Fahmi.

Sementara itu, walaupun acara yang dihadiri sekitar 1.500 orang ini diadakan oleh HTI, namun Fahmi menggungkapkan bahwa para peserta tidak hanya datang dari kalangan internal HTI saja. “Kami juga menggandeng para pengusaha muslim dari kelompok atau komunitas yang sudah lebih ada. Di antara komunitas yang kami undang adalah komunitas pengusaha muslim TDA, ESQ, Komunitas Saudagar Muslim, dan yang lainnya,” terang Fahmi.

Acara yang berlangsung selama satu hari ini tidak luput dari sejumlah kekurangan. Satu hal yang menonjol adalah tidak nampaknya kehadiran pengusaha besar dari kalangan muslim. Padahal kita tahu bersama saat ini setidaknya terdapat beberapa pengusaha muslim yang cukup besar di Indonesia seperti Abu Rizal Bakri, Arifin Panigoro, atau Chaerul Tanjung. Kenyataan ini ditepis oleh Ismail Yusanto, Juru Bicara HTI, dengan mengungkapkan bahwa HTI saat ini terus mengusahakan berbagai pendekatan ke berbagai kalangan. “Kita telah mendekati KADIN, Kementerian Perindustrian, dan yang lainnya dengan mengungkapkan betapa lemahnya sistem ekonomi seperti kapitalisme bagi Indonesia saat ini. Dan sambutannya cukup positif sejauh ini,” ungkap Ismail.

Namun begitu, di balik segala kekurangan yang ada, tentu saja acara yang rencananya ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama untuk menegakkan ekonomi Islam oleh para pengusaha muslim yang hadir ini perlu diapresiasi dengan baik. Dan bisa jadi adalah ini langkah awal untuk menerapkan ekonomi Islam di Indonesia. Semoga. (Yudy Fachrurozi)


Berita Terbaru:
Berita Sebelumnya:

Features

Ma'had Daarussunnah Bekasi

Ma'had Daarussunnah Bekasi

  Ma'had Daarussunnah Bekasi Kami menawarkan PRO...
Rabu, 16 May 2012 14:06
Kebobrokan Syirik Dalam Kehidupan Sosial

Kebobrokan Syirik Dalam Kehidupan Sosial

  ...
Selasa, 15 May 2012 09:39
Masjid Agung Brimob Mestinya Difungsikan untuk Umum!

Masjid Agung Brimob Mestinya Difungsikan untuk Umum!

Masyarakat Depok saat ini mengharapkan adanya...
Senin, 14 May 2012 10:53
Marwah Filindo, Anak Indo-Palestina

Marwah Filindo, Anak Indo-Palestina

  ...
Kamis, 10 May 2012 16:43

Geng Motor; Kecacatan Sistematis

  ...
Jumat, 04 May 2012 13:59
MENJADI DAI& DAIYAH MILYADER

MENJADI DAI& DAIYAH MILYADER

  ...
Kamis, 26 April 2012 09:28
RUU KKG, Program Penghancuran Perempuan

RUU KKG, Program Penghancuran Perempuan

Bulan April sangat identik dengan isu seputar...
Selasa, 24 April 2012 13:13
Geng Motor Bukti Lemahnya Hukum Indonesia

Geng Motor Bukti Lemahnya Hukum Indonesia

  ...
Selasa, 24 April 2012 13:07
Mantan Ldii “Curhat” ke Miumi

Mantan Ldii “Curhat” ke Miumi

  ...
Rabu, 18 April 2012 11:17
Rindu Makanan Jadul yang Enak Dan Unik?

Rindu Makanan Jadul yang Enak Dan Unik?

  ...
Senin, 16 April 2012 12:17
Manfaat Sujud

Manfaat Sujud

  BC dari sahabat>Tahukah anda? Sujud melibatkan...
Senin, 16 April 2012 11:57