Kewajiban Pemerintah Bisa Membengkak Hingga Mencapai Rp 14.000 triliun
Kewajiban Pemerintah Bisa Membengkak Hingga Mencapai Rp 14.000 triliun
CyberSabili-AMBON: Bentrok antar warga di Ambon kembali terjadi di wilayah perbatasan Batumerah-Mardika. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 05.00 WIT, Selasa (15/05). Bentrok ini bermula dari ribuan masa yang sedang iring-iringan membawa obor Pattimura dan sampai persis di Mardika, namun tiba-tiba ada yang sengaja melempar batu ke tengah ribuan masa yang sedang melakukan iring-iringan itu.
CyberSabili-JAKARTA-Reshuflle kabinet tdak memecahkan masalah yang dihadapi bangsa Indonesia. Pasalnya, sumber masalah justru ada pada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku presiden. Namun yang lebih penting lagi adalah diperlukan rezim penganut ideologi yang jelas keberpihakannya kepada rakyat.
"Hasan al Bana cuma ustadz yang bukunya sekelas buku tahlilan,” demikian pendapat Zuhairi Misrawi dalam seminar yang bertema Arab Spring dan Kebangkitan Politik Syariah, yang diadakan di gedung PP. Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya No.62, Jakarta Pusat, kemarin (9/5).
Menurutnya, ketika ditanyakan tentang kriteria ulama, ia menjawab bahwa Hasan al-Banna tidak bisa disejajarkan dengan ulama-ulama sekelas Imam Syafii, Imam Malik, Abu Hanifah, Imam Abdul Qadir al-Jaelani, Imam al-Ghazali, dan lain-lain. “Buku-buku al-Banna hanya manifesto politik seperti buku Karl Marx,” jelasnya.
Warga Nahdliyin menyerukan kepada para aparat keamanan, khususnya polisi agar bertindak tegas terhadap kelompok-kelompok yang melakukan kekerasan dan main hakim sendiri dengan mengatasnamakan agama. Karena kekerasan atas nama agama di Indonesia tidak akan pernah berhenti selama polisi tidak pernah tegas.
Demikian dinyatakan Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (PP GP Ansor) Nusron Wahid di Jakarta, Senin (7/5). Menurut Nusron, kelompok-kelompok yang main hakin sendiri dengan mengatasnamakan agama adalah melanggar hak konstitusi warga negara lainnya.
"Jadi intinya polisi sebagai satu-satunya state aparatur yang berhak membubarkan atau melarang sesuatu bertindak tegas," kata Nusron.
Lebih lanjut Nusron menjelaskan, warga negara pun tidak boleh bertindak seperti polisi. Artinya, tidak boleh ada sekelompok masyarakat di luar polisi yang bertindak sewenang-wenang kepada warga negara lain.
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL