Jum'at, 18. Mei 2012

Last update08:40:36 AM GMT

Index Berita : Berita Indonesia Kita Aliran Sesat di Jember Bertobat

Aliran Sesat di Jember Bertobat

E-mail Cetak PDF
brt263185189

Heran campur miris melihat masyarakat kita mudah menjadi pengikut aliran yang nyata-nyata sesat dan menyesatkan. Apalagi ada orang yang mengaku lebih dari Nabi Muhammad (bukan sekedar nabi berikutnya seperti Mirza ghulam ahmad yang juga jelas sesat.).

Ahmad Qosim, pemimpin Yayasan Qodriyatul Qosimiyah, menyatakan bertobat dan tak akan mengajarkan Islam versi dirinya. Di hadapan ulama Majelis Ulama Indonesia, ia bersyahadat (mengucapkan kalimat mengimani Allah dan Nabi Muhammad) kembali. Qosim mengajarkan syahadat (kesaksian) yang menyatakan tiada Tuhan selain Allah, dan Allah adalah Qosim, dan Nabi Muhammad adalah utusan Qosim

MUI menggelar pertemuan dengan Qosim dan sejumlah perwakilan tokoh agama Islam di aula Kantor Kementerian Agama Jember, Senin kemarin. Pertemuan ini untuk mengklarifikasi kabar ajaran sesat yang diajarkan Qosim.

Pertemuan sempat berjalan panas. Beberapa perwakilan tokoh agama Kecamatan Puger, Wuluhan, dan Kencong membeberkan sejumlah keganjilan ajaran Qosim. Mereka membawa dua buku ajaran, yang salah satunya berwarna sampul putih dan berisi beberapa ajaran yang diduga menyimpang.

Dalam buku itu diajarkan syahadat (kesaksian) yang menyatakan tiada Tuhan selain Allah, dan Allah adalah Qosim, dan Nabi Muhammad adalah utusan Qosim. Selain itu, disebutkan bahwa Baitul Maqdis, salah satu tempat suci umat Islam di Palestina, terletak di antara kemaluan Qosim.

Abdullah Syamsul Arifin, Ketua Pengurus Cabang NU Jember yang juga salah satu pengurus MUI, menanyakan kepada Qosim apakah betul buku itu dipedomani, didiktekan, dan diamalkan. Ia menyebut ada penyimpangan dalam ajaran itu.

Qosim sempat menjelaskan, bahwa ajaran di buku putih itu sudah tak diajarkan sejak tahun 1998. Ajaran itu terkait dengan tingkatan laku keagamaan, yakni ma’rifat, hakekat, tarikat, dan syari’at. “Tidak semua orang diajari,” katanya.

Abdullah lantas memberikan pemahaman soal laku keagamaan yang diterangkan Qosim. “Tidak bisa semua dilepaskan dari syariat, karena syariat ini pengukur,” katanya.

Qosim yang datang bersama sepuluh orang muridnya akhirnya menyatakan siap untuk bertobat. “Apa yang pernah kami ajarkan dan amalkan, kami siap  bertobar,” katanya, mengikuti pernyataan Abdullah.

Qosim tiga kali mengucapkan kalimat syahadat. Ia juga menuliskan pernyataan tak akan mengajarkan dan menyebarluskan pemahamannya lagi. Mulanya, sempat ada keraguan dari para tokoh masyarakat yang berkumpul terhadap itikad Qosim. selanjutnya, Baharuddin Rosyid, salah satu tokoh MUI, mengancam, jika ada pelanggaran terhadap kesepakatan hari ini, maka bisa ditindak oleh aparat kepolisian. [Jmrpost/bj/sal]

]

Features

Ma'had Daarussunnah Bekasi

Ma'had Daarussunnah Bekasi

  Ma'had Daarussunnah Bekasi Kami menawarkan PRO...
Rabu, 16 May 2012 14:06
Kebobrokan Syirik Dalam Kehidupan Sosial

Kebobrokan Syirik Dalam Kehidupan Sosial

  ...
Selasa, 15 May 2012 09:39
Masjid Agung Brimob Mestinya Difungsikan untuk Umum!

Masjid Agung Brimob Mestinya Difungsikan untuk Umum!

Masyarakat Depok saat ini mengharapkan adanya...
Senin, 14 May 2012 10:53
Marwah Filindo, Anak Indo-Palestina

Marwah Filindo, Anak Indo-Palestina

  ...
Kamis, 10 May 2012 16:43

Geng Motor; Kecacatan Sistematis

  ...
Jumat, 04 May 2012 13:59
MENJADI DAI& DAIYAH MILYADER

MENJADI DAI& DAIYAH MILYADER

  ...
Kamis, 26 April 2012 09:28
RUU KKG, Program Penghancuran Perempuan

RUU KKG, Program Penghancuran Perempuan

Bulan April sangat identik dengan isu seputar...
Selasa, 24 April 2012 13:13
Geng Motor Bukti Lemahnya Hukum Indonesia

Geng Motor Bukti Lemahnya Hukum Indonesia

  ...
Selasa, 24 April 2012 13:07
Mantan Ldii “Curhat” ke Miumi

Mantan Ldii “Curhat” ke Miumi

  ...
Rabu, 18 April 2012 11:17
Rindu Makanan Jadul yang Enak Dan Unik?

Rindu Makanan Jadul yang Enak Dan Unik?

  ...
Senin, 16 April 2012 12:17
Manfaat Sujud

Manfaat Sujud

  BC dari sahabat>Tahukah anda? Sujud melibatkan...
Senin, 16 April 2012 11:57