Thursday
Sep 09th
Tampilan
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Konsultasi Keluarga Pubertas Tak Selalu Negatif

Pubertas Tak Selalu Negatif

E-mail Cetak PDF
Masa Pubertas sering disebut sebagai masa pencarian jatidiri. Tanpa pengarahan orangtua, anak akan tersesat.Ada satu fase dari pertumbuhan anak yang paling dikhawatirkan oleh para orang tua. Fase ini sering disebut dengan masa pubertas. Dari aspek biologis, pubertas merupakan fase yang dimulai dari usia baligh alias kematangan biologis. Fase ini biasanya berada antara usia 12 tahun dan 18 tahun.
Kesalahan-kesalahan menghadapi pubertas ini banyak sekali dan beragam. Misalnya, tidak memberikan kesempatan kepada anak untuk mandiri. Padahal Rasulullah saw melatih anak-anak para sahabat sejak kecil untuk memikul tanggung jawab dalam bidang-bidang yang beragam dan turut menanggung beban kehidupan.
Hal ini seperti digambarkan dalam hadits Tsabit radhiyallahu anhu, dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu, ia berkata, "Rasulullah saw datang saat aku bermain bersama bocah-bocah lainnya. Lalu beliau memberi salam kepada kami, lalu mengutusku untuk suatu urusan. Sebelum pergi, aku menemui ibuku lalu ia bertanya, 'Apa keperluan beliau itu?' Aku berkata, 'Itu rahasia!' Ia berkata, 'Kalau begitu, jangan ceritakan rahasia Rasulullah saw ini kepada siapa pun!' Anas radhiyallahu anhu berkata, 'Demi Allah, andaikata boleh aku menceritakannya kepada seseorang, pastilah sudah aku ceritakan hal itu kepadamu, wahai Tsabit!" (HR. Ahmad).
Betapa  perhatian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam melatih anak-anak kecil untuk melakukan beberapa pekerjaan. Dengan begitu, tumbuh kokohlah jati diri mereka. Ini penting sebagai persiapan mereka untuk menghadapi kehidupan.    Kasus keluarga berantakan (broken home), salah satunya diakibatkan oleh anak yang merasa tidak dihargai keberadaannya.
Kesalahan lain adalah membiarkan sang buah hati digarap oleh lingkungan. Akibatnya, anak tumbuh liar. Betapa pun tingginya prestasi dan megahnya gedung sekolah atau beragam jenisnya: Pesantren, Sekolah Islam Terpadu atau asrama, tanggung jawab pendidikan tetap berada di pundak orangtua.  
Jangan berikan celah bagi nilai-nilai non-Islam masuk ke rumah. Jangan serahkan pendidikan anak kita pada TV atau membiarkan orang-orang yang tidak berakhlak masuk ke rumah kita, meski dia saudara, kerabat, teman atau pembantu. Karena kalau dibiarkan Anda akan termasuk tipe suami dan laki-laki 'Dayyuts' yang tidak akan masuk surga.
Rasulullah saw bersabda, "Tiga orang yang telah Allah haramkan masuk surga: pecandu khamr, pendurhaka terhadap kedua orang tuanya dan Dayyuts (suami yang tak punya rasa cemburu) yang menyetujui perbuatan keji dalam keluarganya," (HR an-Nasai).

Eman Mulyatman

Berita Terbaru:
Berita Sebelumnya:

Komen
Tambah Komen Cari
Tulis Komen..
Nama:
Email:
 
Keterangan:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:

 

Pilihan Bahasa

Arabic English Filipino French Malay Portuguese Russian Spanish

Radio Sabili 1530 AM

Perspektif Herry Nurdi

 

Usaha Meraih Derajat Sempurna dalam Ramadhan

Berada di bulan mulia, memanfaatkan secara maksimal dan meraih keutamaannya adalah kerinduan orang-o...

Resensi Buku

Perjuangan Muslim Patani
article thumbnailMembicarakan penindasan yang dialami oleh kaum Muslimin, kita selalu mengingat negeri-negeri yang...

Login

  • Masuk
  • Mendaftar
    Registration
    *
    *
    *
    *
    *
    REGISTER_REQUIRED
  • Pengunjung Online

    Kami memiliki 71 Tamu online

    Wawancara Terkini

     

    SBY Ditunggu Di Gaza

    SBY Ditunggu Di Gaza Bagi Indonesia, masalah Palestina adalah utang sejarah yang be...

     

    Jadikan al-Qur’an Standarnya

    “Sebaik-baik kamu ialah orang yang belajar al-Qur’an dan mengajarkannya,” (Riwaya...

    Lintas Dunia

     

    Tantangan Puasa di Alaska

    Muslim di Alaska melakukan sholat tarawih pada saat matahari masih bersinar terang, karena...

     

    Fast-a-thon, Program Belajar Puasa untuk Non-Muslim Amerika

    Fast-a-thon pertama kali diselenggarakan Asosiasi Pelajar Muslim University of Tennessee t...