Thursday
Sep 09th
Tampilan
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Konsultasi Keluarga Dari Rumah Cahaya Itu Memancar

Dari Rumah Cahaya Itu Memancar

E-mail Cetak PDF
“Tak kalah pentingnya Tarbiyah Dzatiyah atau mampu memanage diri sendiri,” “Sebaik-baik perempuan di alam semesta ada empat, yaitu Asiyah istri Fir’aun, Maryam putri Imran, Khadijah binti Khuwailid, dan Fatimah binti Muhammad.” (HR Bukhari & Muslim)

Oleh Eman Mulyatman

Aneh juga ketika undangan itu tiba, menjadi pembicara dalam seminar bertemakan Menjadi Muslimah Berprestasi. Pertama, karena penulis seorang laki-laki. Kedua, berbicara di hadapan Muslimah sangatlah tak mudah.

Memang Sabili pernah mengulas dalam Telaah Utama di bawah judul, Perempuan-Perempuan Ajaib, edisi 20 Tahun XV, yang diterbitkan pada bulan April. Perempuan-perempuan Ajaib dibuka dengan cita-cita ibunda Sayyid Quthb untuk memperoleh anak-anak yang hafal al-Qur’an dan ditutup dengan galeri kiprah Muslimah.    

Bila kita membuka-buka kembali diktat kuliah jurnalistik, akan kita dapati bahwa pembaca itu cenderung kepada naluri rendah. Hal-hal yang aneh dan tabu akan merangsang rasa ingin tahu. Akan laku di pasaran. Perhatikan data di bawah ini. Berdasarkan Survei AC Nielsen pada 2002 terekam data, bahwa untuk wilayah Jabodetabek, pembaca majalah yang mendapat ranking tertinggi  adalah Misteri yaitu, 879.000 disusul Aneka 479.000 dan Sabili 476.000.

Bagaimana membaca survei itu? Menggelikan, yang banyak dibaca adalah majalah yang berbau mistik kemudian majalah yang bertema remaja. Setelah itu baru lainnya.

Perempuan, memang memegang peranan yang sangat vital. Apalagi dalam rumah tangga dan keluarga. Bayangkan bila seorang dai sibuk bicara Thaharah kesana-sini tapi ketika di rumah tamunya melihat najis dimana-mana. Tentu simpati jamaah akan hilang.        

Dalam Bab Pendahuluan buku Tips Menjadi Pasangan Suami Istri Paling Bahagia, terbitan Maghfirah Pustaka, Abdurrahman bin Athaillah al Muhammadi sang penulis merasa risau. Sejak lama Abdurrahman memerhatikan keadaan beberapa keluarga dan mulanya dia beranggapan bahwa mereka hidup dalam kenikmatan, kenyamanan hati dan ketentraman.

Namun, seiring dengan berlalunya waktu dan setelah Abdurrahman menikah serta bergaul dengan orang-orang, dia mulai mengetahui keadaan rumah tangga yang sebenarnya dan apa yang terjadi di dalamnya. Dia terkejut, ternyata permasalahan silih bergnati memenuhi kehidupan berumah tangga.

Mengutip koran Al Madinatul Munawarah, Jumat 7 Rabiul Akhir 1427 H Tingkat perceraian semakin naik, hingga pada sebagian negara-negara Arab mencapai 35%, dan sebagian yang lain mencapai 39%. Sedangkan angka yang dikutip Koran Dunya, edisi 163 6 Sya’ban 1427 H lebih mencengangkan lagi, pada sebagian kota, persentase perceraian ini mencapai 60%, bahkan beberapa penelitian terakhir menyebutkan angka perceraian telah mencapai angka 64%.

Ini fenomena yang benar-benar menakutkan dan mencengangkan. Belum lagi kalau ditambah dengan beberapa masalah lain, seperti status beberapa perempuan yang tidak menentu perkawinannya dan beberapa perempuan yang didiamkan oleh suami-suami mereka.

Masalah besar, sedang mengepung rumah tangga-rumah tangga umat Islam. Tak hanya soal perceraian dan status yang tak jelas, moral dan akhlak anak-anak dalam keluarga juga bisa disebut mengalami penurunan.

Psikolog Elly Risman dari Yayasan Kita dan Buah Hati melakukan riset ke beberapa SD di Jabodetabek. Hasil yang didapatkan sangat mengejutkan. Dari Januari 2007 hingga Agustus 2008 dengan responden 1.997 siswa diperoleh data, mereka terpapar materi pornografi: Dari komik 27 persen, games 16 persen, film televisi 13 persen, handphone 13 persen, internet 12 persen, VCD dan DVD 10 persen, majalah 6 persen, koran 2 persen, serta novel 1 persen.

Ayah dan Ibu, seharusnya kembali melakukan peranan vital, memberikan arahan dan tujuan pada perjalanan keluarga yang benar. Dan di sini, peran perempuan sangatlah besar.

Menurut Christanti Suzanna,Psi untuk berprestasi maka seorang Muslimah harus bisa menata dirinya sendiri. Manajemen Diri Muslimah karena Rasulullah saw mengingatkan Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah perempuan shalihah (HR. Muslim). Sebagaimana perhiasan maka dia harus melalui proses dulu untuk menjadi berharga. Intan dan emas hanya akan berkilau setelah melalui proses penggosokan dan pembakaran.

Selanjutnya Christanti Suzanna yang akrab dipanggil Ibu Nonon ini menekan bahwa perempuan adalah tiang negara, apabila baik perempuannya maka baiklah negara dan apabila rusak perempuannya maka rusaklah negara. “Di samping laki-laki yang hebat, pasti ada perempuan yang hebat pula,” katanya.

Maka dia menegaskan untuk menjalankan peran-peran tersebut perlu dilakukan tarbiyah. Muslimah harus masuk ke dalam pengkaderan yang meliputi pembinaan terstruktur. “Tak kalah pentingnya Tarbiyah Dzatiyah atau mampu memanage diri sendiri,” kata Nonon.

Dra Hj Anis Byarwati M.Si menambahkan bahwa dari pengamatannya, ekspansi dakwah ini membutuhkan ketersediaan kader-kader ikhwan dan akhwat dalam jumlah banyak, yang memiliki keunggulan normatif dan aplikatif. Kemampuan jajaran kader melakukan ekspansi dakwah, menyebarkan fikrah, memperluas pengaruh dan membangun kepemimpinan di masyarakat akan menentukan keberhasilan misi dakwah.

Secara teori menurut Anis, factor-faktor yang mempengaruhi kualitas Muslimah adalah; bakat, asuhan keluarga, proses tarbiyah, kepribadian, lingkungan dan juga tantangan. “Tantangan yang dimaksud menurut adalah daya dukung internal, opini masyarakat dan kesempatan,” katanya.   

Kalau mampu mengatasi tantangan itu maka dia layak untuk menjadi miss universe. Putri sejagad atau perempuan unggulan. Hadits nabi menyebutkan “Sebaik-baik perempuan di alam semesta ada empat, yaitu Asiyah istri Fir’aun, Maryam putri Imran, Khadijah binti Khuwailid, dan Fatimah binti Muhammad.” (HR Bukhari & Muslim). Merekalah yang layak mendapat Miss (es) Universe Forever.

Berita Terbaru:

Komen
Tambah Komen Cari
Tulis Komen..
Nama:
Email:
 
Keterangan:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:

 

Pilihan Bahasa

Arabic English Filipino French Malay Portuguese Russian Spanish

Radio Sabili 1530 AM

Perspektif Herry Nurdi

 

Usaha Meraih Derajat Sempurna dalam Ramadhan

Berada di bulan mulia, memanfaatkan secara maksimal dan meraih keutamaannya adalah kerinduan orang-o...

Resensi Buku

Perjuangan Muslim Patani
article thumbnailMembicarakan penindasan yang dialami oleh kaum Muslimin, kita selalu mengingat negeri-negeri yang...

Login

  • Masuk
  • Mendaftar
    Registration
    *
    *
    *
    *
    *
    REGISTER_REQUIRED
  • Pengunjung Online

    Kami memiliki 76 Tamu online

    Wawancara Terkini

     

    SBY Ditunggu Di Gaza

    SBY Ditunggu Di Gaza Bagi Indonesia, masalah Palestina adalah utang sejarah yang be...

     

    Jadikan al-Qur’an Standarnya

    “Sebaik-baik kamu ialah orang yang belajar al-Qur’an dan mengajarkannya,” (Riwaya...

    Lintas Dunia

     

    Tantangan Puasa di Alaska

    Muslim di Alaska melakukan sholat tarawih pada saat matahari masih bersinar terang, karena...

     

    Fast-a-thon, Program Belajar Puasa untuk Non-Muslim Amerika

    Fast-a-thon pertama kali diselenggarakan Asosiasi Pelajar Muslim University of Tennessee t...