Thursday
Sep 09th
Tampilan
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home

PKS Jelaskan Isu Jilbab

E-mail Cetak PDF

mabruriPKS Jelaskan  Isu Jilbab

Mana lebih baik, dua orang berjilbab yang mendukung Capres dengan ribuan orang muslimah berjilbab yang masuk ke sistem dan mendukung Capres. Karena yang dilawan oleh PKS adalah sistem

 

Presiden PKS Tifatul Sembiring menjelaskan perihal isu jilbab ke kader-kadernya. Dalam pesan singkat yang dia kirimkan, dia menjawab isi berita di Majalah Tempo yang menyebutkan kalau Tifatul mengatakan urusan jilbab hanya selembar kain.

Berikut isi SMS penjelasan Tifatul kepada kader-kadernya:

“Antum percaya Tempo atau ana? Antum baca deh artikel yang soal PKS di Tempo. Dia tanya, “Apakah PKS menekan SBY agar Bu Ani (Ani Yudhoyono) pakai jilbab?”, saya bilang “bukan!”. Dia tanya, “Apakah Bu Ani berjilbab lantaran alasan politik?”, saya jawab “Nggak tahu, tanya langsung ke orangnya!”

“Anda ini rewel banget,” kata saya, “urusan selembar kain di atas kepala wanita, dia gak pake kerudung ente ributin, dah pake kerudung diributin juga!” Itu bahasa saya ke Tempo. Nah, percaya siapa?

Dalam kesempatan yang lain, menurut Ustadz Amang Syafruddin, keputusan PKS sudah dimusyawarahkan oleh ustadz-ustadz yang memiliki kapabilitas. Karena itu tak bisa dipatahkan oleh SMS. Dalam Hal Jilbab di Pilpres ini,  mana lebih baik, dua orang berjilbab yang mendukung Capres dengan ribuan orang muslimah berjilbab yang masuk ke sistem dan mendukung Capres. Karena yang dilawan oleh PKS adalah sistem.

“Coba tunjukan mana keputusan PKS yang melanggar syariat?” tantanganya dihadapan Kader PKS se Jakarta.

Memang sempat beredar SMS yang merugikan PKS soal kutipan yang tak lengkap itu. Keterangan perihal SMS Tifatul ini datang dari Kepala Bidang Humas dan Informasi Ahmad Mabruri “Ini penjelasan kepada kader secara internal,” jelas Mabruri melalui telepon, Kamis 25/06

Berikut petikannya:

Soal pernyataan Tifatul, jilbab hanya selembar kain?

Itu salah kutip dari majalah Tempo, wawancaranya panjang tapi dikutip sepotong dan keluar dari substansi.

Apa yang dimaksud sebenarnya?

Karena rame-rame orang membicarakan jilbab istri Capres dan Cawapres, maka orang bertanya, Apa PKS akan meminta Ibu Ani Yudhoyono untuk berjilbab?  Wartawan terus bertanya. Jawaban Tifatul waktu itu, sebaiknya tanya kepada yang bersangkutan. Terus ditanya lagi, jawabannya, Kami tidak akan memaksa. Hingga keluarlah perkataan jilbab hanyalah selembar kain itu. Padahal bukankah dibelakang itu ada sistem yang menggerakan Capres dan Cawapres itu sendiri.

Jadi....?

Wawancara itu tidak utuh, keluar dari substansi. Seperti surat al Maun kalau dipahami sepotoang jadinya, celakalah orang yang shalat. Tapi kan ada lagi penjelasannya kenapa dia celaka, yaitu lalai dalam shalatnya. Tidak mungkin PKS melecehkan jilbab. Semua istri pengurus PKS dan aktivisnya berjilbab.

Soal SMS itu bagaimana?

Orang yang menerima sms itu juga belum baca wawancara di Tempo. Payahnya lagi, itu di massifkan hingga menjadi black campaign. Tapi kami sudah tahu siapa yang memulai (menyebarkan sms). Itu dari salah seorang partai saingan di Pilpres ini.






Komen
Tambah Komen Cari
mahfad   |2009-06-28 15:24:21
Apakah masih bisa disebut partai dakwah ketika mendukung presiden yang
menyengsarakan rakyat, yang menambah utang jadi 400 trilyun?Apakah msh bs disbt
partai dakwah ktika mendukung capres yang jelas2 neolib yang berkiblat pada
Amerika?
Mlek   |2009-06-28 15:36:41
HIDUP GOLPUT! HANYA ORANG2 DUNGU NGURUSI PARTAI. TIDAK ADA IMBAS NYA AMA
RAKYAT.APALAGI PKS TERLAMPAU BANYAK JUAL AGAMA ,AWAS LOE PARA KADER PKS NTAR
KUALAT,DASAR MUNAFIK!!!!! PKS = PKI
abu 'azzam albanjari  - niatkan semua karena Allah   |2009-06-28 22:34:15
يا أيها الذين أمنوا إن جاءكم فاسق بنبإ
فتبينوا.......الحجرات : 6 beginilah kalo di dunia banyak orang
pinter sedikit orang soleh. baca tuh surat alhujurat ayat 6, kok sesama muslim
begitu sih? malu deh ama tetangga non muslim, kapan mereka akan tertarik dg
islam? ana semakin yakin sekarang teh lagi zamannya banyak orang pinter
ngomong / komentar tapi kagak pandai mendengar. na'uudzubillahi min dzaalik.
Abu Umar   |2009-06-29 00:23:28
AWW. Kayaknya komentar yang masuk makin tidak sehat, sudah keluar dari
substansi. Pak Tifatul 'kan sudah beri klarifikasi, apalagi yang jadi masalah?
hanya orang yang tidak punya pendidikan saja yang tidak paham klarifikasi dari
pak Tifatul. Kalau PKS kejar kekuasaan dll..., itu bukan topik dari berita ini,
tanggapi saja yang jadi topik. Hanya masalah yang sudah diberi penjelasan yang
diributkan. Kemarin dan sampai sekarang Al-Quran dan Rasulullah masih terus
dihina,apa kalian peduli? saat sekarang jilbab juga masih sering dilecehkan apa
kalian juga peduli? Untuk saudara Malik identitas dan kelakuan anda jangan
ditimpakan kepada PKS, kalau anda munafik dan PKI, sudah, diam saja jangan
bawa-bawa PKS. PKI diharamkan di Indonesia, sebaiknya anda keRusia dan Cina
saja kalau tidak mau ke laut. Kelakuan anda tidak mencerminkan sebagai seorang
yang terdidik.
insan  - coment   |2009-06-29 01:25:55
captcha
]]>1
heyka  - Syariat Islam Lebih baik   |2009-06-29 01:56:03
Asw
Demokrasi = sistem kufur
Neoliberalisme = aliran kufur
Pasar
bebas =kufur
Khilafah Islamiyah itu lebih baik, sesuai dengan AlQur'an dan
Hadits
Dwi   |2009-06-29 02:53:39
Saya yakin PKS tidak akan menyepelekan jilbab... karena rata2 aktivisnya
berjilbab...maklum lagi pemilu... kadang dalam satu barisan pun ada yang
pengkhianat... tapi saya yakin kita bisa menang sebab Harapan Itu Masih Ada
semangat!!!
abu muhammad  - komentar..   |2009-06-29 03:30:07
assalamu alaykum..kalau lah PKS yang terhormat melawan sistem, apakah dengan
cara ingin masuk ke dalam sistem tersebut. apa pun itu, yang kita bisa nilai
adalah dzohirnya..karena menilai hati hanya Allah yang tahu.pilih mana, antara
orang yang menampakkan keislaman ataukah tidak???luarnya saja begitu bagaimana
dalamnya (Wallahu 'Alam) :
Tulis Komen..
Nama:
Email:
 
Keterangan:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:

Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 25 Juni 2009 13:31 )  

Pilihan Bahasa

Arabic English Filipino French Malay Portuguese Russian Spanish

Radio Sabili 1530 AM

Resensi Buku

Perjuangan Muslim Patani
article thumbnailMembicarakan penindasan yang dialami oleh kaum Muslimin, kita selalu mengingat negeri-negeri yang...

Login

  • Masuk
  • Mendaftar
    Registration
    *
    *
    *
    *
    *
    REGISTER_REQUIRED
  • Wawancara Terkini

     

    SBY Ditunggu Di Gaza

    SBY Ditunggu Di Gaza Bagi Indonesia, masalah Palestina adalah utang sejarah yang be...

     

    Jadikan al-Qur’an Standarnya

    “Sebaik-baik kamu ialah orang yang belajar al-Qur’an dan mengajarkannya,” (Riwaya...

    Lintas Dunia

     

    Tantangan Puasa di Alaska

    Muslim di Alaska melakukan sholat tarawih pada saat matahari masih bersinar terang, karena...

     

    Fast-a-thon, Program Belajar Puasa untuk Non-Muslim Amerika

    Fast-a-thon pertama kali diselenggarakan Asosiasi Pelajar Muslim University of Tennessee t...