Saturday
Jul 31st
Tampilan
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home

PKS Jelaskan Isu Jilbab

E-mail Cetak PDF

mabruriPKS Jelaskan  Isu Jilbab

Mana lebih baik, dua orang berjilbab yang mendukung Capres dengan ribuan orang muslimah berjilbab yang masuk ke sistem dan mendukung Capres. Karena yang dilawan oleh PKS adalah sistem

 

Presiden PKS Tifatul Sembiring menjelaskan perihal isu jilbab ke kader-kadernya. Dalam pesan singkat yang dia kirimkan, dia menjawab isi berita di Majalah Tempo yang menyebutkan kalau Tifatul mengatakan urusan jilbab hanya selembar kain.

Berikut isi SMS penjelasan Tifatul kepada kader-kadernya:

“Antum percaya Tempo atau ana? Antum baca deh artikel yang soal PKS di Tempo. Dia tanya, “Apakah PKS menekan SBY agar Bu Ani (Ani Yudhoyono) pakai jilbab?”, saya bilang “bukan!”. Dia tanya, “Apakah Bu Ani berjilbab lantaran alasan politik?”, saya jawab “Nggak tahu, tanya langsung ke orangnya!”

“Anda ini rewel banget,” kata saya, “urusan selembar kain di atas kepala wanita, dia gak pake kerudung ente ributin, dah pake kerudung diributin juga!” Itu bahasa saya ke Tempo. Nah, percaya siapa?

Dalam kesempatan yang lain, menurut Ustadz Amang Syafruddin, keputusan PKS sudah dimusyawarahkan oleh ustadz-ustadz yang memiliki kapabilitas. Karena itu tak bisa dipatahkan oleh SMS. Dalam Hal Jilbab di Pilpres ini,  mana lebih baik, dua orang berjilbab yang mendukung Capres dengan ribuan orang muslimah berjilbab yang masuk ke sistem dan mendukung Capres. Karena yang dilawan oleh PKS adalah sistem.

“Coba tunjukan mana keputusan PKS yang melanggar syariat?” tantanganya dihadapan Kader PKS se Jakarta.

Memang sempat beredar SMS yang merugikan PKS soal kutipan yang tak lengkap itu. Keterangan perihal SMS Tifatul ini datang dari Kepala Bidang Humas dan Informasi Ahmad Mabruri “Ini penjelasan kepada kader secara internal,” jelas Mabruri melalui telepon, Kamis 25/06

Berikut petikannya:

Soal pernyataan Tifatul, jilbab hanya selembar kain?

Itu salah kutip dari majalah Tempo, wawancaranya panjang tapi dikutip sepotong dan keluar dari substansi.

Apa yang dimaksud sebenarnya?

Karena rame-rame orang membicarakan jilbab istri Capres dan Cawapres, maka orang bertanya, Apa PKS akan meminta Ibu Ani Yudhoyono untuk berjilbab?  Wartawan terus bertanya. Jawaban Tifatul waktu itu, sebaiknya tanya kepada yang bersangkutan. Terus ditanya lagi, jawabannya, Kami tidak akan memaksa. Hingga keluarlah perkataan jilbab hanyalah selembar kain itu. Padahal bukankah dibelakang itu ada sistem yang menggerakan Capres dan Cawapres itu sendiri.

Jadi....?

Wawancara itu tidak utuh, keluar dari substansi. Seperti surat al Maun kalau dipahami sepotoang jadinya, celakalah orang yang shalat. Tapi kan ada lagi penjelasannya kenapa dia celaka, yaitu lalai dalam shalatnya. Tidak mungkin PKS melecehkan jilbab. Semua istri pengurus PKS dan aktivisnya berjilbab.

Soal SMS itu bagaimana?

Orang yang menerima sms itu juga belum baca wawancara di Tempo. Payahnya lagi, itu di massifkan hingga menjadi black campaign. Tapi kami sudah tahu siapa yang memulai (menyebarkan sms). Itu dari salah seorang partai saingan di Pilpres ini.






Komen
Tambah Komen Cari
Bulan Purnama  - BERKELIT   |2009-06-25 13:53:45
Alahhh... Presiden PKS hanya berkelit tuhhh... itu jelas menyepelekan dan
menganggap tidak penting Jilbab...
spidna  - Su'uzan Ente Kelewatan....   |2009-06-27 02:14:25
Bulan purnama, su'uzan antum sudah kelewatan. Sudah diberikan penjelasan, masih
saja su'uzan.

Ente ke laut aja ya...
abu syifa   |2009-06-25 14:51:55
kalo PKS menyepelekan jilbab maka para istri aktivis PKS tentunya tdk
mengutamakan jilbab........ KENYATAANNYA para aktifis PKS para istrinya
berjilbab semua..... coba cari istrinya siapa dari pengurus DPP PKS yang tdk
berjilbab????????????? PAHAMMMMMM.................................
Jack  - Kalo Salah omong ya Maafkan   |2009-06-25 20:48:29
Pak Tifatul yang sholeh = Harusnya antum paham gerakan PKS selama ini. Partai
ini garang menegakkan syariat, ex: UU Pornograpi kalo antum golkar, ngomong
gitu mau becanda atau serius betul. Jgn sepelekan selembar kain, susah
menegakkan di negeri ini, banyak korban, Sistim yg bagus kalo pelaksananya tdk
menjalankan syariat akan nihil, ahmadiyah, contohnya nggak kelar.
si_kabayan   |2009-06-25 22:45:20
muhun geuningan ayeunamah kahartos ku akang, sok ah PKS sing ajeg nanjeurkeun
kaadilan jeung kabeneran. keun wae....da tos biasa ari jalan kabeneran mah sok
aya wae rintanganana..........leres nyi iteung...?
safrankarkun  - why   |2009-06-25 23:05:09
Islam di Indonesia akan berjaya bila kaum laki laki sholat berjamah di masjid
dan kaum perempuan menutup aurat dengan sempurna, membuka aurat sebuah
kemaksiatan yg nyata, kenapa mesti berkelit seharusnya sikapnya jelas terhadap
sebuah kemaksiatan jika tidak Allah sudah berjanji kami memminta pertolongan
tidak aku tolong kamu berdoa tidak kami kabulkan
sikabayan   |2009-06-25 23:19:31
betullll, klo yang saya tau istrinya pak tifatul kan pake kerudung jilbab yang
sesuai syariat, trus pak tifatul juga setau sayamah rajin da sholat
berjamaahnya....trus apanya yang salah....
Ririn Sri Utari   |2009-06-25 23:48:05
biasalah....siapapun yang melawan sistem akan dijegal...., istiqomah aja
mengemban amanah PKS
embun pagi  - tempo2   |2009-06-26 00:10:40
bagi yg punya hati..... tentu bisa dewasa dalam hal ini..... pak tifatul isteri,
anak, keluarga dan kadernya semuanya berjilbab... ga mungkinlah dia melecehkan
jilbab... yg diplesetin, diplintir tempo dg "selembar Kain"...
sebenarnya yg biasa melecehkan itu Tempo..... tempo2 bener... tempo2.. salah..
tempo2 nyakitin ummat... tapi yg bahaya keseringan bukan tempo2... (jgn mau
diadu sama Tempo.. tempo2 ngadu domba... tp sekali lg lebih baik tempo2..
darpade keseringan..
Didin Wahyudin  - Urang Kampung Bau Lisung   |2009-06-26 00:32:14
Itulah tantangannya kalau kita sudah masuk ke ranah politik. Apalagi PKS ini
membawa misi dakwah, yang mana banyak orang (koruptor, pengusaha culas, pejabat
nakal, dll) yang merasa terancam dengan keberadaan PKS. Apapun yang dilakukan
PKS pasti mereka akan berusaha menjgalnya, bahkan seandainya jika PKS mendukung
JK Win juga pasti akan di "bantai" habis-habisan. kalaupaun PKS
mencalonkan sendiri atau jadi Oposisi tetap saja akan "diserang" dari
segala arah. tidak ada kata lain tetaplah Tsabat (konsisten) dan Tsiqqoh
(percaya) terhadap keputusan Syuroo (Musyawarah) dan LNJUTKAN
Tulis Komen..
Nama:
Email:
 
Keterangan:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:

Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 25 Juni 2009 13:31 )  

Pilihan Bahasa

Arabic English Filipino French Malay Portuguese Russian Spanish

Radio Sabili 1530 AM

Resensi Buku

Perjuangan Muslim Patani
article thumbnailMembicarakan penindasan yang dialami oleh kaum Muslimin, kita selalu mengingat negeri-negeri yang...

Login

  • Masuk
  • Mendaftar
    Registration
    *
    *
    *
    *
    *
    REGISTER_REQUIRED
  • Wawancara Terkini

     

    Kelompok Kecil Militan Selalu Menjadi Pendobrak

    Godaan kekuasaan sangat besar. Akses terhadap harta, tahta dan wanita sangat mudah diperol...

     

    Kita Seperti Elang Mengejar Seekor Bangkai

    Francis Fukuyama berpandangan, pertarungan peradaban akan dimenangkan oleh kapitalisme ...

    Lintas Dunia

     

    Facebook Pecahkan Rekor 500 Juta Pengguna

    Pendiri sekaligus Direktur eksekutif Facebook, Mark Zuckerberg mengatakan situs itu mencap...

     

    AS Kecam Dokumen Perang Afghanistan yang Bocor

    Situs Wikileaks hari Minggu memposting sekitar 91 ribu dokumen online, termasuk perincian ...