JAKARTA - Setelah melakukan misi kemanusiaan selama sepekan di Filipina, (6-13 Januari 2012) akhirnya Tim Kemanusiaan Indonesia Relief Program for Philipinnes dari Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU kembali ke tanah air malam ini. Dua personil PKPU yang ditugaskan untuk misi kemanusiaan ini telah berhasil dengan baik menyelesaikan tugas utamanya membantu pengungsi di Filipina yang ditimpa bencana kekeringan dan kelaparan.
Selama sepekan Tim Kemanusiaan PKPU memfokuskan diri di dua titik yang paling dahsyat serangan badainya, yaitu daerah Cagayan De Oro dan Iligan, Filipina. Tim kemanusiaan PKPU yang dipimpin GM Pendayagunaan PKPU Ferry Suranto bersama Manager Disaster Risk Manajemen PKPU Muhammad Kaimuddin, melakukan tugas kemanusiaannya.
Selama sepekan padat dengan kegiatan, mulai dari koordinasi dengan pemerintah Filipina, KBRI di Manila, pejabat setempat dan masyarakat korban bencana alam hingga mendistribusikan bantuan kepada para korban. Badai tropis Washi tampaknya telah menghancurkan kota dan beberapa Barangay (desa) di titik-titik bencana tersebut.
Tim kemanusiaan PKPU bergerak cepat, mulai dari memetakan dan melakukan assessment di titik-titik kerusakan yang paling parah, mendata kebutuhan, sekaligus berbagai aksi kemanusiaan lainnya. Di kota Iligan, jumlah korban terkena dampak bencana sangat besar.
Beberapa masalah yang dapat dilaporkan adalah masih banyaknya korban yang kehilangan tempat tinggal serta minimnya ketersediaan bahan pokok. Kerusakan infrastruktur masih jelas terlihat, ditambah lumpur disana-sini, tumpukan material banjir menutupi jalanan dan bangunan-bangunan.
Dari assessment inilah, PKPU menyalurkan bantuan dalam bentuk kebutuhan dasar yang paling diinginkan warga korban bencana. Sebanyak 300 keluarga di lima Barangay kota Iligan telah mendapatkan bantuan.
Agenda distribusi bantuan juga diteruskan di Cagayan De Oro. Pihak pemerintah kota Iligan menyambut baik kedatangan tim PKPU ini. Di masa datang, masih terbuka peluang dan potensi program pengembangan masyarakat paska bencana.
Kepulangan tim kemanusiaan PKPU yang dijadwalkan hari ini, Jumat, 13 Januari 2012 pukul 22.00 WIB, tentu akan membagikan pembelajaran yang paling berharga untuk PKPU sebagai lembaga kemanusiaan nasional dan masyarakat Indonesia umumnya. Sebuah pengalaman tugas yang bersejarah, yang tak dapat ditukar dengan pengalaman lain. Selamat datang tim relawan kemanusiaan PKPU.
- 02/02/2012 12:56 - Merekam Jejak Santri
- 02/02/2012 12:51 - Persengketaan Tanah Tak Bisa Diatasi, Bukti Kegagalan Demokrasi
- 02/02/2012 12:45 - Hukum Cacat Sumber Kematian Rakyat
- 02/02/2012 12:41 - Pencabutan Perda Miras, Lemahnya Hukum Indonesia
- 25/01/2012 15:55 - Kesempatan Karir di Sabili Group
- 09/01/2012 17:45 - Relief Program for Philipinnes PKPU Berangkatkan Tim Bantuan Kemanusiaan ke Filipina
- 09/01/2012 16:53 - PKPU Launching Klinik Perawatan Luka
- 05/01/2012 11:49 - Komitmen PKPU Membangun Negeri Melalui Program Pemberdayaan di 50 Desa Binaan
- 20/12/2011 14:14 - Membangun Masa Depan Cahaya Bersama Herry Nurdi Macau-Hongkong
- 20/12/2011 13:56 - Kapasitas Pengetahuan, Penghantar suatu pertanyaan, “Muslimkah Kita?”




