Jum'at, 18. Mei 2012

Last update08:40:36 AM GMT

Index Berita : Berita Aspirasi Anda Angka Kematian Ibu Melahirkan di Indonesia Masih Tinggi

Angka Kematian Ibu Melahirkan di Indonesia Masih Tinggi

E-mail Cetak PDF
dotbayi

Kasus kematian ibu melahirkan di Indonesia masih tergolong cukup tinggi. Pada 2015 mendatang angka kematian ibu melahirkan ditargetkan menurun menjadi 103 per 100.000 kelahiran.

Angka kematian ibu melahirkan di Indonesia saat ini tergolong masih cukup tinggi yaitu mencapai 228 per 100.000 kelahiran. Walaupun sebelumnya Indonesia telah mampu melakukan penurunan dari angka 300 per 100.000 kelahiran pada tahun 2004. Padahal berdasarkan Sasaran Pembangunan Milenium atau Millenium Development Goal (MDG), kematian ibu melahirkan ditetapkan pada angka 103 per 100.000 kelahiran.
Demikian disampaikan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar saat membuka Seminar Perempuan mendukung MDG di Denpasar, Bali, pada Rabu pagi. Linda Gumelar menegaskan pemerintah Indonesia sedang terus berusaha untuk melakukan penurunan kematian ibu melahirkan, di mana angka kematian ibu akibat melahirkan ditargetkan turun menjadi 103 per 100.000 kelahiran pada 2015. Menurut Linda Gumelar, untuk mengejar target penurunan angka kematian ibu akibat melahirkan sebesar 103 per 100.000 kelahiran, Kementerian telah menyiapkan beberapa program termasuk juga pengawasan dan evaluasi

Menteri Pemberdayaam Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar SIP (kiri) sedang berbincang-bincang dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Bali. "Saya (juga) tahu banyak program yang dilakukan menteri kesehatan dalam hal ini seperti program jamkesmas dan bantuan operasional kesehatan yang semua tujuannya adalah penurunan angka ibu melahirkan," tambah Linda.

Linda Gumelar berharap pemerintah daerah juga mengembangkan program-program yang sejalan dalam menurunkan angka kematian ibu melahirkan. Sedangkan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali Luh Putu Haryani mengakui telah mengembangkan program bagi upaya menurunkan kematian ibu melahirkan di Bali. Apalagi angka kematian ibu melahirkan di Bali masih di atas rata-rata nasional. Salah satu program yang telah diimplementasikan yaitu Gerakan Sayang Ibu

Gerakan Sayang Ibu ini menurut Linda, membantu meningkatkan taraf kesehatan ibu dan anak, dengan membina kabupaten, kota dan juga mendirikan program Sayang Ibu ini di rumah-rumah sakit.

Haryani mengungkapkan upaya menurunkan kematian ibu melahirkan saat ini masih terkendala terbatasnya sarana kesehatan khusus bagi perempuan hamil di daerah-daerah pedesaan. Belum lagi adanya terbatasnya ketersediaan akses kesehatan bagi ibu dan anak di daerah terpencil.

Features

Ma'had Daarussunnah Bekasi

Ma'had Daarussunnah Bekasi

  Ma'had Daarussunnah Bekasi Kami menawarkan PRO...
Rabu, 16 May 2012 14:06
Kebobrokan Syirik Dalam Kehidupan Sosial

Kebobrokan Syirik Dalam Kehidupan Sosial

  ...
Selasa, 15 May 2012 09:39
Masjid Agung Brimob Mestinya Difungsikan untuk Umum!

Masjid Agung Brimob Mestinya Difungsikan untuk Umum!

Masyarakat Depok saat ini mengharapkan adanya...
Senin, 14 May 2012 10:53
Marwah Filindo, Anak Indo-Palestina

Marwah Filindo, Anak Indo-Palestina

  ...
Kamis, 10 May 2012 16:43

Geng Motor; Kecacatan Sistematis

  ...
Jumat, 04 May 2012 13:59
MENJADI DAI& DAIYAH MILYADER

MENJADI DAI& DAIYAH MILYADER

  ...
Kamis, 26 April 2012 09:28
RUU KKG, Program Penghancuran Perempuan

RUU KKG, Program Penghancuran Perempuan

Bulan April sangat identik dengan isu seputar...
Selasa, 24 April 2012 13:13
Geng Motor Bukti Lemahnya Hukum Indonesia

Geng Motor Bukti Lemahnya Hukum Indonesia

  ...
Selasa, 24 April 2012 13:07
Mantan Ldii “Curhat” ke Miumi

Mantan Ldii “Curhat” ke Miumi

  ...
Rabu, 18 April 2012 11:17
Rindu Makanan Jadul yang Enak Dan Unik?

Rindu Makanan Jadul yang Enak Dan Unik?

  ...
Senin, 16 April 2012 12:17
Manfaat Sujud

Manfaat Sujud

  BC dari sahabat>Tahukah anda? Sujud melibatkan...
Senin, 16 April 2012 11:57